Survei Ungkap 63,1% Publik Dukung Jokowi Reshuffle Kabinet

Senin, 13 Juni 2022 - 18:21 WIB
loading...
Survei Ungkap 63,1% Publik Dukung Jokowi Reshuffle Kabinet
Isu yang beredar tentang wacana perombakan (reshuffle) kabinet di pemerintah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin ternyata mendapatkan dukungan dari publik. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Isu yang beredar tentang wacana perombakan ( reshuffle ) kabinet di pemerintah Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin ternyata mendapatkan dukungan dari publik. Hal itu terlihat dalam hasil survei yang dikeluarkan oleh Charta Politika.

Baca juga: Isu Reshuffle Kembali Berhembus, Begini Kata Istana

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya menyampaikan, hasil survei terkait reshuffle kabinet , mayoritas publik sebesar 63,1% setuju. Sementara, hanya ada 24,3% yang tidak setuju dan 12,7% tidak tahu atau tidak jawab.



"Kalau kita membaca sekadar dari persepsi publik, di luar penilaian dari Pak Jokowi sebagai bos dari para menteri, memang dukungan atau dorongan publik untuk adanya reshuffle itu sangat besar," kata Yunarto dalam paparannya secara daring, Senin (13/6/2022).

Sementara itu, kata dia, dalam survei terhadap kinerja menteri-menteri di Kabinet Indonesia Maju, tingkat kepuasan terhadap mereka ada di angka 53,5% Sementara ada 38,8% yang merasa tidak puas dan 7,7% tidak tahu atau tidak jawab.

"Jadi, bisa dibuat sebuah hipotesa sebetulnya adalah ketika reshuffle dilakukan, ini sebetulnya berpotensi juga satu pendorong atau pendongkrak dan boosting terhadap makin menaiknya tingkat kepuasan publik ke pemerintahan Jokowi dengan catatan, reshuffle didasarkan pada kebutuhan kinerja," ujarnya.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur dengan jumlah sampel sebanyak 1.200 responden dari 34 provinsi.

Sedangkan untuk metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ±(2.83%) pada tingkat kepercayaan 95%.
(maf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1122 seconds (10.55#12.26)