Elektabilitas Ganjar Moncer Terpengaruh Sentimen Positif Pemerintah
Kamis, 09 Juni 2022 - 19:46 WIB
loading...
Survei opini publik Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan elektabilitas Ganjar Pranowo diperkuat oleh sentimen positif publik terhadap pemerintah. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Dalam survei opini publik Saiful Mujani Research and Consulting ( SMRC ), elektabilitas Ganjar Pranowo diperkuat oleh sentimen positif publik terhadap pemerintah. Gubernur Jawa Tengah itu cenderung unggul di kalangan warga yang mengaku puas dengan kinerja presiden.
Direktur Riset SMRC Deni Irvani memaparkan, dari 73,8% yang puas dengan kinerja presiden, sebanyak 37% menyatakan akan memilih Ganjar dalam simulasi tiga nama. Sementara dari 24% yang mengaku kurang atau tidak puas, hanya 13% di antaranya yang menyatakan akan memilih Ganjar.
Deni menjelaskan, hal yang serupa terjadi pada warga yang menilai positif pemerintah dalam penanganan Covid-19. Dari 71,9% yang mengaku puas dengan kinerja pemerintah menangani Covid-19, 33% di antaranya akan memilih Ganjar. Sementara dari 25,9% yang mengaku tidak puas, hanya 24% yang akan memilih Ganjar.
Baca juga: Simulasi Pilpres 2024: Ganjar-Erick Ungguli Prabowo-Puan dan Anies-AHY
"Dari 62,6% yang puas dengan kinerja pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional, 34% akan memilih Ganjar. Sedangkan dari 34,6% yang tidak puas, hanya 25% yang akan memilih Ganjar," Deni dalam rilis survei bertajuk Dinamika Pilihan Partai dan Presiden Menjelang 2024 yang disiarkan di kanal YouTube SMRC TV, Kamis (9/6/2022).
Menurut Deni, Ganjar juga cenderung unggul di kalangan yang menilai kondisi sosial-ekonomi-politik-hukum baik atau sedang, sementara di kalangan yang menilai buruk cenderung memilih Anies.
Deni menjelaskan, Ganjar merupakan sosok yang di mata pemilih adalah kelanjutan dari pemerintah Jokowi. Karena itu, pemilih yang menilai positif kinerja pemerintah Jokowi cenderung memilih Ganjar, sebaliknya pemilih yang menilai negatif cenderung memilih Prabowo atau Anies.
Direktur Riset SMRC Deni Irvani memaparkan, dari 73,8% yang puas dengan kinerja presiden, sebanyak 37% menyatakan akan memilih Ganjar dalam simulasi tiga nama. Sementara dari 24% yang mengaku kurang atau tidak puas, hanya 13% di antaranya yang menyatakan akan memilih Ganjar.
Deni menjelaskan, hal yang serupa terjadi pada warga yang menilai positif pemerintah dalam penanganan Covid-19. Dari 71,9% yang mengaku puas dengan kinerja pemerintah menangani Covid-19, 33% di antaranya akan memilih Ganjar. Sementara dari 25,9% yang mengaku tidak puas, hanya 24% yang akan memilih Ganjar.
Baca juga: Simulasi Pilpres 2024: Ganjar-Erick Ungguli Prabowo-Puan dan Anies-AHY
"Dari 62,6% yang puas dengan kinerja pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional, 34% akan memilih Ganjar. Sedangkan dari 34,6% yang tidak puas, hanya 25% yang akan memilih Ganjar," Deni dalam rilis survei bertajuk Dinamika Pilihan Partai dan Presiden Menjelang 2024 yang disiarkan di kanal YouTube SMRC TV, Kamis (9/6/2022).
Menurut Deni, Ganjar juga cenderung unggul di kalangan yang menilai kondisi sosial-ekonomi-politik-hukum baik atau sedang, sementara di kalangan yang menilai buruk cenderung memilih Anies.
Deni menjelaskan, Ganjar merupakan sosok yang di mata pemilih adalah kelanjutan dari pemerintah Jokowi. Karena itu, pemilih yang menilai positif kinerja pemerintah Jokowi cenderung memilih Ganjar, sebaliknya pemilih yang menilai negatif cenderung memilih Prabowo atau Anies.
Lihat Juga :