Disinggung Mimpinya soal Bung Karno, Megawati Menitikkan Air Mata
Senin, 06 Juni 2022 - 19:33 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi, Hasto melanjutkan, saat Soeharto jatuh di era reformasi, semua menghujat Soeharto, tapi Megawati dengan tegas mengatakan untuk menghentikan hal itu. Bahkan, Megawati yang melakukan langkah rekonsiliasi nasional, tidak ada dendam sedikitpun dari Megawati kepada Suharto. Karena, pemerintah dibangun untuk mengatasi krisis yang menyengsarakan rakyat.
“Dan kemudian saya bertanya ‘kenapa Ibu justru dengan pengalaman yang seperti itu, Ibu melarang Pak Harto agar jangan dihujat?’. Ibu Mega mengatakan ‘saya tidak ingin di negara ini seorang pemimpin dipuja ketika berkuasa dan dihujat ketika tidak berkuasa, biarlah itu menjadi pengalaman dari Bung Karno saja’. Menurut saya ini luar biasa,” kata Hasto.
Hasto mengungkapkan, Megawati juga tidak pernah menyimpan dendam, meskipun dahulu Mega pernah diperiksa selama berjam-jam di Kejaksaan Agung, dibuntuti polisi sebagai agen intelijen, termasuk apa yang dilakukan TNI. Karena, Megawati hanya memiliki cita-cita yang sederhana agar bagaimana Bung Karno diterima apa adanya dan apa yang dilakukan Megawati ini lebih hebat dari Nelson Mandella.
“Padahal, beliau hanya punya cita-cita sederhana bagaimana bung karno diterima apa adanya. Dan beliau telah melakukan rekonsiliasi nasional yang menurut saya lebih hebat dari Nelson Mandella sekalipun. Untuk itu, penelitian ini kami persembahkan bagi Ibu Megawati Soekarnoputri, sehingga mimpi Ibu, Bung Karno tidak hanya diterima sebagai apa adanya, tetapi Bung Karno dengan pemikirannya selalu hidup untuk menggerakkan bangsa Indonesia menjadi pemimpin di dunia,” pungkas Hasto sambil terisak.
“Dan kemudian saya bertanya ‘kenapa Ibu justru dengan pengalaman yang seperti itu, Ibu melarang Pak Harto agar jangan dihujat?’. Ibu Mega mengatakan ‘saya tidak ingin di negara ini seorang pemimpin dipuja ketika berkuasa dan dihujat ketika tidak berkuasa, biarlah itu menjadi pengalaman dari Bung Karno saja’. Menurut saya ini luar biasa,” kata Hasto.
Hasto mengungkapkan, Megawati juga tidak pernah menyimpan dendam, meskipun dahulu Mega pernah diperiksa selama berjam-jam di Kejaksaan Agung, dibuntuti polisi sebagai agen intelijen, termasuk apa yang dilakukan TNI. Karena, Megawati hanya memiliki cita-cita yang sederhana agar bagaimana Bung Karno diterima apa adanya dan apa yang dilakukan Megawati ini lebih hebat dari Nelson Mandella.
“Padahal, beliau hanya punya cita-cita sederhana bagaimana bung karno diterima apa adanya. Dan beliau telah melakukan rekonsiliasi nasional yang menurut saya lebih hebat dari Nelson Mandella sekalipun. Untuk itu, penelitian ini kami persembahkan bagi Ibu Megawati Soekarnoputri, sehingga mimpi Ibu, Bung Karno tidak hanya diterima sebagai apa adanya, tetapi Bung Karno dengan pemikirannya selalu hidup untuk menggerakkan bangsa Indonesia menjadi pemimpin di dunia,” pungkas Hasto sambil terisak.
(rca)
Lihat Juga :