Survei: Mayoritas Publik Tak Percaya Ibu Kota Nusantara Akan Berhasil

Sabtu, 04 Juni 2022 - 11:31 WIB
loading...
Survei: Mayoritas Publik Tak Percaya Ibu Kota Nusantara Akan Berhasil
Mayoritas publik pesimistis Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Bambang Susantono bisa mewujudkan ibu kota baru. Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Mayoritas publik pesimistis Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara ( IKN ) Bambang Susantono bisa mewujudkan ibu kota baru. Hal tersebut berdasarkan hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang diumumkan pada hari ini.

Sebanyak 54 persen mengaku tidak percaya Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara ( IKN ) Bambang Susantono dalam mewujudkan ibu kota baru. Sedangkan yang percaya hanya 31 persen.

Kemudian, 2 persen responden mengaku sangat percaya. Lalu, 13 persen responden mengaku sangat tidak percaya.

"54 persen tidak percaya bahwa IKN itu akan berhasil, 13 persennya bahkan dalam tahapan yang sangat yakin," kata Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah dalam acara diskusi Polemik MNC Trijaya bertajuk Konstelasi dan Regenerasi Kepemimpinan Nasional 2024 di kanal YouTube MNC Trijaya, Sabtu (4/6/2022).

Baca juga: Ibu Kota Baru Selaras Alam, Kepala IKN: Kejayaan Hutan Tropis Kita Bakal Terwujud



Survei itu juga mengungkapkan mayoritas publik tidak mengetahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan dan melantik Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru. "Hanya 38 persen yang menjawab tahu dan 62 persen yang menjawab tidak tahu," kata Dedi.

Survei IPO ini menggunakan metode multistage random sampling dan melakukan wawancara penelitian ini melalui sambungan telepon kepada responden. Dengan merujuk data populasi sebanyak 210.311 yang dimiliki IPO sejak periode survei di 2018 hingga 2020.

Dari total populasi tersebut terdapat 8.400 responden yang memungkinkan untuk menjadi responden hingga terambil secara acak 1.200 responden yang dijadikan informan dalam penelitian periode ini, serta melibatkan 300 pemuka pendapat (opinion leader) terdiri dari akademisi, peneliti, dan tokoh publik.
(rca)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2632 seconds (11.252#12.26)