Polri Paparkan Pentingnya Anggota Polisi Tidak Buta Warna Parsial
Jum'at, 03 Juni 2022 - 15:50 WIB
loading...
Kabag Penum Humas Polri Kombes Pol Gatot Repli Handoko menjelaskan pentingnya personel kepolisian tidak mengalami buta warna parsial dalam menjalankan tugasnya sebagai aparat. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Polri memaparkan soal pentingnya personel kepolisian tidak mengalami buta warna parsial dalam menjalankan tugasnya sebagai aparat. Kabag Penum Humas Polri Kombes Pol Gatot Repli Handoko menjelaskan, setelah resmi dinyatakan menjadi anggota kepolisian, nantinya personel harus siap ditempatkan di mana pun untuk menjalankan tugasnya.
"Polisi bisa ditempatkan di satker manapun, Reserse, Brimob, Lalu Lintas, Dokkes, dan lainnya," kata Gatot kepada wartawan, Jakarta, Jumat (3/6/2022).
Jika ditempatkan ke Reserse, personel kepolisian wajib bisa membedakan berbagai macam warna dari barang bukti yang disita terkait pengungkapan kasus yang ditangani. "Sehingga pada saat sebagai penyidik atau saksi di persidangan bisa membedakan warna tersebut, terutama warna merah, hijau, dan coklat," ujar Gatot.
Tak hanya itu, Gatot menekankan, apabila personel kepolisian buta warna, maka akan mengalami kesulitan jika ditempatkan menjadi personel Brimob maupun Sabhara saat diterjunkan ke hutan.
"Polisi bisa ditempatkan di satker manapun, Reserse, Brimob, Lalu Lintas, Dokkes, dan lainnya," kata Gatot kepada wartawan, Jakarta, Jumat (3/6/2022).
Jika ditempatkan ke Reserse, personel kepolisian wajib bisa membedakan berbagai macam warna dari barang bukti yang disita terkait pengungkapan kasus yang ditangani. "Sehingga pada saat sebagai penyidik atau saksi di persidangan bisa membedakan warna tersebut, terutama warna merah, hijau, dan coklat," ujar Gatot.
Tak hanya itu, Gatot menekankan, apabila personel kepolisian buta warna, maka akan mengalami kesulitan jika ditempatkan menjadi personel Brimob maupun Sabhara saat diterjunkan ke hutan.
Lihat Juga :