Megawati Minta Mendikbudristek Wajibkan Kembali Upacara Bendera Setiap Senin

Rabu, 01 Juni 2022 - 17:52 WIB
loading...
Megawati Minta Mendikbudristek Wajibkan Kembali Upacara Bendera Setiap Senin
Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri meminta Mendikbudristek Nadiem Makarim kembali mewajibkan upacara bendera di setiap Senin. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri meminta Mendikbudristek Nadiem Makarim kembali mewajibkan upacara bendera di setiap Senin. Mega menyebut, upacara bendera saat ini hanya sekadar simbolisasi semata, tanpa dimaknai lebih dalam.

Hal itu dikatakan Mega saat menjadi pembicara seminar Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB) bertajuk 'Membumikan Ide dan Gagasan Soekarno-Hatta' secara virtual. "Saya bicara dengan Pak Nadiem Makarim, dulu ada setiap Senin itu anak-anak kita pasti ada upacara bendera. Itu simbol loh, yang sekarang kayaknya ya sudah saja, biarin bendera enteng Merah Putih," kata Megawati, Rabu (1/6/2022).

Megawati menilai, nilai-nilai berbangsa dan bernegara di masyarakat saat ini kian menurun. Mega pun bertanya kepada peserta forum, apakah masih ada semangat heroik yang terpancar pada saat ini. "Apa tidak ada lagi ya semangat heroik? Saya suka malu kalau ngomong begini, sudah tua masih saja gini. Karena jiwanya saya masih penuh dengan semangat. Saya ingin cita-citakan Indonesia Raya," katanya.

Baca juga: Jokowi Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Agendakan Kunjungi Pasar hingga Gereja

Sementara itu, Mendikbudristek Nadiem mengatakan, Hari Lahir Pancasila kali ini adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan, membumikan dan mewariskan ide dan gagasan Soekarno-Hatta sebagai bekal Indonesia melompat ke masa depan. Oleh karena itu perlu merapatkan barisan, bergerak serentak melahirkan pelajar Pancasila.

Baca juga: Kelahiran Pancasila sebagai Falsafah Negara, Dalam Membentuk Kepribadian Bangsa dan Rakyat Indonesia

"Tentu tak ada yang meragukan kedaulatan Pancasila yang sampai hari ini menjadi petunjuk bagi kita menjalani kehidupan bermasyarakat dan bertanah air. KIta harus mengakui zaman sudah berubah. Generasi muda kita punya cara berbeda dalam memaknai semangat nasionalisme dan kebangsaan," tutur Nadiem.
(cip)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2087 seconds (11.97#12.26)