Soal Video Khilafah, Pemerintah Dinilai Perlu Sosialisasi Lagi Paham yang Dilarang

Rabu, 01 Juni 2022 - 15:07 WIB
loading...
Soal Video Khilafah,...
Muhammad Naqib Abdullah atau Gus Naqib mengatakan, bahwa paham yang dilarang pemerintah seperti tentang khilafah, seharusnya disosialisasikan kembali. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pemahaman terhadap aliran atau paham yang dilarang pemerintah seperti tentang khilafah , seharusnya disosialisasikan kembali. Hal ini dikatakan oleh Presidium Nasional Halaqoh BEM Pesantren Se-Indonesia Muhammad Naqib Abdullah atau yang akrab disapa Gus Naqib.

Baca juga: Densus 88 Selidiki Konvoi Khilafah di Jaktim

Gus Naqib mengungkapkan hal ini karena merespons beredarnya video pengibaran bendera khilafah oleh sekelompok pengendara sepeda motor di Cawang, Jakarta Timur dan menjadi viral.

Baca juga: Viral Konvoi Khilafah Gegerkan Brebes, Ini Kesaksian Warga



"Edukasi terhadap pemahaman peraturan perundangan-undangan negara Indonesia perlu ditingkatkan kembali," kata Gus Naqib dalam keterangannya, Rabu (1/6/2022).

Gus Naqib menjelaskan, dengan fenomena yang terjadi ini, masyarakat di Indonesia perlu memperkuat pemahaman Islam dan Nasionalisme agar menjadi benteng kokoh dalam menghadapi ancaman radikalisme dalam bentuk apapun.

"Karena maraknya penyalahgunaan peraturan yang tidak tepat pada tempatnya, ketidaksesuaian dengan nilai-nilai kebangsaan dan jelas mencederai Pancasila dan UUD 1945, dengan tegas khilafah harus dihapuskan," pungkasnya.

Sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyatakan, ikut menyelidiki konvoi motor khilafah yang membawa atribut, dari poster hingga bendera bertuliskan 'Khilafatul Muslimin' di Jakarta Timur (Jaktim). Video konvoi motor ini viral di media sosial.

"D88 (Densus 88) sudah monitor dan masih menyelidiki peristiwa ini," kata Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Selasa (31/5/2022).

Dalam mengusut atau menyelidiki peristiwa tersebut, Aswin menyebut, detasemen berlambang burung hantu tersebut bekerja sama dengan satuan kepolisian lainnya. "Dengan bekerja sama unit kepolisian terkait lainnya," ujar Aswin.

Konvoi 'Khilafatul Muslimin' ini disebut-sebut terjadi di Cawang, Jakarta Timur pada Minggu (29/5/2022) sekitar jam 09.14 WIB. Terlihat para pemotor itu melintas bergerombol dengan memakai seragam dengan warna dominan hijau.

Para pemotor itu nampak membawa bendera berbahasa Arab berukuran besar. Sejumlah poster berisi pesan terkait khilafah pun turut dibawa peserta konvoi. "Sambut Kebangkitan Khilafah Islamiyah," bunyi tulisan di salah satu poster yang dibawa pemotor.

"Jadilah pelopor penegak Khilafah Ala Minhajin Nubuwwah," bunyi poster lainnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekstremisme Kekerasan...
Ekstremisme Kekerasan di Asia Tenggara
PB DDI Imbau Waspadai...
PB DDI Imbau Waspadai Propaganda Jihad Persatuan Global ISIS
Akademisi UI: Jaga Marwah...
Akademisi UI: Jaga Marwah Demokrasi, Jangan Terjebak Propaganda Khilafah
Kepala BNPT Tegaskan...
Kepala BNPT Tegaskan Pentingnya Pencegahan Paham Kekerasan Sejak Dini
Kepala BNPT Beberkan...
Kepala BNPT Beberkan Pelaksanaan Program Pencegahan Radikal Terorisme dengan Pendekatan Kolaboratif
HTI dalam Bayang-Bayang...
HTI dalam Bayang-Bayang Hukum
Guru Besar UIN Syekh...
Guru Besar UIN Syekh Nurjati: Waspadai Politik Adu Domba Berkedok Agama di Medsos
BNPT Perkuat Program...
BNPT Perkuat Program Kewirausahaan bagi Mitra Deradikalisasi
BNPT-DPR Perkuat Edukasi...
BNPT-DPR Perkuat Edukasi dan Literasi Bahaya Radikal Terorisme di Riau
Rekomendasi
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Berita Terkini
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Infografis
Waspada, Berikut 6 Penyakit...
Waspada, Berikut 6 Penyakit yang Dilarang Minum Kopi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved