Jokowi Pastikan Ketersediaan Stok Vaksin Booster Lebih dari Cukup

Senin, 30 Mei 2022 - 17:57 WIB
loading...
Jokowi Pastikan Ketersediaan...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan ketersediaan vaksin booster saat ini lebih dari cukup. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan ketersediaan vaksin booster saat ini lebih dari cukup. Masyarakat pun diimbau untuk segera melakukan vaksinasi booster .

"Stok vaksin Covid-19 untuk booster lebih dari cukup Saya minta masyarakat agar segera memanfaatkan fasilitas vaksin booster gratis ini," ujar Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (30/5/2022).

Jokowi menyebut vaksinasi booster sangat penting. Dirinya menjelaskan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan vaksinasi booster dapat meningkatkan kekebalan dua kali lipat dibanding dosis kedua. "Vaksinasi booster ini juga diperlukan untuk melindungi orang tua dan kelompok masyarakat rentan atau memiliki komorbid dari penularan Covid-19," jelasnya.

Baca juga: Pembatasan Sudah Dilonggarkan, Pemerintah Disarankan Perluas Cakupan Booster

Di sisi lain, Jokowi bersyukur pandemi Covid-19 di Indonesia sudah melandai. Hal tersebut terlihat dari aktivitas masyarakat sudah mulai kembali normal dan ekonomi masyarakat sudah mulai bergerak kembali. "Tentunya semua ini berkat keberhasilan kita semua mengendalikan pandemi Covid-19 dengan baik," katanya.

Baca juga: Jubir Satgas Covid-19 Tegaskan PPKM Masih Berlaku

Namun demikian, Jokowi berpesan agar masyarakat tidak boleh lengah. Maka dari itu momentum pemulihan saat ini harus terus dijaga dan tetap disiplin protokol kesehatan dan vaksinasi. "Momentum pemulihan ini harus kita jaga. Untuk itu saya meminta masyarakat agar melakukan vaksinasi covid-19 secara lengkap dua dosis ditambah vaksinasi booster untuk mencegah penularan," ungkapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Kemenkes Siapkan Penjelasan dan Dokumen Pendukung
6 Juta Pekerja Rokok...
6 Juta Pekerja Rokok Terancam di PHK, Wamenaker: Kebijakan Harus Berpihak pada Rakyat
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Wamenkes Pantau Langsung...
Wamenkes Pantau Langsung Skrining Kesehatan Gratis Mitra Driver Gojek
Dilaporkan soal Dugaan...
Dilaporkan soal Dugaan Gelar Palsu, Kemenkes: Menkes Budi Tak Pernah Cantumkan Gelar dalam Administrasinya
Rekomendasi
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
Berita Terkini
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Trump: Kebakaran Los...
Trump: Kebakaran Los Angeles Lebih Parah dari Serangan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved