Pencinta Habib Rizieq Apresiasi KSAD Dudung Bela Kepentingan Umat Islam
Senin, 30 Mei 2022 - 17:33 WIB
loading...
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman dinilai dekat dan membela kepentingan umat Islam. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Pencinta Habib Rizieq Shihab, Harda Belly dan Pj Ketum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Romadhan Jasn memberikan pujian kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Keduanya menilai KSAD Dudung dekat dan membela kepentingan umat Islam.
"Makanya sikap beliau itu patut kita apresiasi dan kita dukung secara bersama-sama," ujar Harda dalam keterangannya dikutip, Senin (30/5/2022).
Menurut Harda, pembelaan KSAD Dudung kepada umat Islam dapat dilihat dari sikapnya selama ini. Harda mencontohkan, KSAD Dudung membangun Masjid Syarif Abdurrachman di kompleks Makam Sunan Gunung Jati, Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
"Tidak hanya itu, dia juga waktu Puasa Ramadhan beberapa waktu lalu juga menggelar MTQ Nasional,” kata Harda yang juga aktivis pergerakan dan demokrasi ini.
Harda juga mengatakan bahwa KSAD Dudung pernah berkunjung ke Pondok Pesantren Anwarut Taufiq Malang dan ke Yayasan Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah, Pasuruan, Jawa Timur.
"Tentu kita sangat senang ada sosok Jenderal yang memiliki kepedulian. Artinya, ini menepis bahwa Jenderal Dudung ini anti Islam. Dia datang ke pesanten, bangun masjid, dan menggelar MTQ nasional. Itu artinya Jenderal Dudung mendukung Islam tidak seperti yang dituduhkan selama ini," katanya.
"Makanya sikap beliau itu patut kita apresiasi dan kita dukung secara bersama-sama," ujar Harda dalam keterangannya dikutip, Senin (30/5/2022).
Menurut Harda, pembelaan KSAD Dudung kepada umat Islam dapat dilihat dari sikapnya selama ini. Harda mencontohkan, KSAD Dudung membangun Masjid Syarif Abdurrachman di kompleks Makam Sunan Gunung Jati, Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
"Tidak hanya itu, dia juga waktu Puasa Ramadhan beberapa waktu lalu juga menggelar MTQ Nasional,” kata Harda yang juga aktivis pergerakan dan demokrasi ini.
Harda juga mengatakan bahwa KSAD Dudung pernah berkunjung ke Pondok Pesantren Anwarut Taufiq Malang dan ke Yayasan Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah, Pasuruan, Jawa Timur.
"Tentu kita sangat senang ada sosok Jenderal yang memiliki kepedulian. Artinya, ini menepis bahwa Jenderal Dudung ini anti Islam. Dia datang ke pesanten, bangun masjid, dan menggelar MTQ nasional. Itu artinya Jenderal Dudung mendukung Islam tidak seperti yang dituduhkan selama ini," katanya.
Lihat Juga :