Ulama 212 Apresiasi Jenderal Dudung Bangun Masjid di Kompleks Makam Sunan Gunung Jati
Jum'at, 27 Mei 2022 - 23:15 WIB
loading...
Panglima longmarch santri 212, KH Nonop Hanafi mengapresiasi KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang membangun Masjid Syarif Abdurrachman di Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Panglima longmarch santri 212, KH Nonop Hanafi mengapresiasi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang membangun Masjid Syarif Abdurrachman di Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Menurut dia, pembangunan masjid merupakan bentuk kolaborasi antara TNI dan umat dalam mempertahankan kedaulatan negara Indonesia.
"Siapa pun yang melakukan kolaborasi dengan umat hari ini kita dukung karena negara kita begitu luas dari Sabang sampai Merauke dengan wilayah laut yang demikian luas tak mungkin hanya andalkan TNI. Makanya kesadaran dari rakyat untuk mempertahankan kedaulatan negara adalah mesti ada kesamaan pandangan tentang mempertahankan eksistensi dan kedaulatan bangsa dan negara. Makanya pertahanan rakyat semesta dengan mempertahankan kesadaran umat lewat masjid itu sama dengan mempertahankan ketahanan negara itu sendiri," kata Kiai Nonop Hanafi, Jumat (27/5/2022).
Kiai Nonop lantas mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyebut terdapat tiga dimensi benteng umat, yaitu masjid, Al-Qur'an, dan zikrullah. Jika dekat dengan tiga benteng itu, maka pertahanan umat sangat kuat dari berbagai potensi serangan, baik virus fisik maupun nonfisik.
Baca juga: KSAD Dudung Wujudkan Keinginan Bangun Masjid: Saya Ada Darah Keturunan Sunan Gunung Jati
"Nah ketika TNI menjadi garda terdepan dalam pertahanan kedaulatan negara, melakukan kolaborasi dengan umat, dengan membangun masjid, otomatis ini semakin mengokohkan antara tupoksi untuk menjaga kedaulatan negara dengan membangun masjid karena masjid kata Rasulullah SAW adalah benteng umat," katanya.
Baca juga: Penampakan KSAD Dudung Perbaiki Bangunan Masjid di Area Pemakaman Sunan Gunung Jati
Apalagi, lanjut pengasuh Ponpes Miftahul Huda 2 Bayasari Jatinegara, Ciamis ini pertahanan Indonesia menganut sistem pertahanan rakyat semesta. Dengan demikian, ketika TNI melakukan kolaborasi yang apik, mutualisme, saling menguntungkan, di antara satu dengan yang lainnya melalui pembangunan masjid maka hal ini menunjukkan semakin mengokohkan makna dari pertahanan rakyat semesta itu sendiri.
"Siapa pun yang melakukan kolaborasi dengan umat hari ini kita dukung karena negara kita begitu luas dari Sabang sampai Merauke dengan wilayah laut yang demikian luas tak mungkin hanya andalkan TNI. Makanya kesadaran dari rakyat untuk mempertahankan kedaulatan negara adalah mesti ada kesamaan pandangan tentang mempertahankan eksistensi dan kedaulatan bangsa dan negara. Makanya pertahanan rakyat semesta dengan mempertahankan kesadaran umat lewat masjid itu sama dengan mempertahankan ketahanan negara itu sendiri," kata Kiai Nonop Hanafi, Jumat (27/5/2022).
Kiai Nonop lantas mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyebut terdapat tiga dimensi benteng umat, yaitu masjid, Al-Qur'an, dan zikrullah. Jika dekat dengan tiga benteng itu, maka pertahanan umat sangat kuat dari berbagai potensi serangan, baik virus fisik maupun nonfisik.
Baca juga: KSAD Dudung Wujudkan Keinginan Bangun Masjid: Saya Ada Darah Keturunan Sunan Gunung Jati
"Nah ketika TNI menjadi garda terdepan dalam pertahanan kedaulatan negara, melakukan kolaborasi dengan umat, dengan membangun masjid, otomatis ini semakin mengokohkan antara tupoksi untuk menjaga kedaulatan negara dengan membangun masjid karena masjid kata Rasulullah SAW adalah benteng umat," katanya.
Baca juga: Penampakan KSAD Dudung Perbaiki Bangunan Masjid di Area Pemakaman Sunan Gunung Jati
Apalagi, lanjut pengasuh Ponpes Miftahul Huda 2 Bayasari Jatinegara, Ciamis ini pertahanan Indonesia menganut sistem pertahanan rakyat semesta. Dengan demikian, ketika TNI melakukan kolaborasi yang apik, mutualisme, saling menguntungkan, di antara satu dengan yang lainnya melalui pembangunan masjid maka hal ini menunjukkan semakin mengokohkan makna dari pertahanan rakyat semesta itu sendiri.
Lihat Juga :