TNI AL Kerahkan Kapal Perang Cari Korban KM Ladang Pertiwi yang Tenggelam
Senin, 30 Mei 2022 - 11:52 WIB
loading...
TNI AL mengerahkan lima kapal untuk mendukung pencarian korban tenggelamnya KM Ladang Pertiwi 02 di perairan Selat Makassar. FOTO/DISPENAL
A
A
A
JAKARTA - TNI AL mengerahkan lima kapal untuk mendukung pencarian korban tenggelamnya KM Ladang Pertiwi 02 di perairan Selat Makassar. Selain kapal, TNI AL juga mengerahkan pesawat udara.
"Unsur-unsur yang dikerahkan TNI AL dalam mendukung pencarian korban yaitu KRI Sultan Hasanuddin-366, KRI Malahayati-362, KRI Mandau-621, KRI Pulau Rupat–712, dan KAL Suluh Pari II–6–60, serta Pesud Cassa U-6207," tulis Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/5/2022).
Hingga hari ini, Senin (30/5/2022), tercatat 21 korban yang telah ditemukan dan dievakuasi oleh tim SAR Gabungan sejak hilang kontak pada Kamis (26/5/2022) sore. Masih ada 22 korban lain yang masih dicari.
"Dua puluh satu korban dari 43 penumpang telah ditemukan, TNI Angkatan Laut (TNI AL) masih terus berupaya melakukan pencarian (SAR) terhadap 22 korban tenggelamnya KM Ladang Pertiwi 02 yang tenggelam di sekitar wilayah perairan Selat Makassar dengan mengerahkan unsur-unsur KRI maupun Pesawat Udara (Pesud)," kata Dispenal.
"Unsur-unsur yang dikerahkan TNI AL dalam mendukung pencarian korban yaitu KRI Sultan Hasanuddin-366, KRI Malahayati-362, KRI Mandau-621, KRI Pulau Rupat–712, dan KAL Suluh Pari II–6–60, serta Pesud Cassa U-6207," tulis Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/5/2022).
Hingga hari ini, Senin (30/5/2022), tercatat 21 korban yang telah ditemukan dan dievakuasi oleh tim SAR Gabungan sejak hilang kontak pada Kamis (26/5/2022) sore. Masih ada 22 korban lain yang masih dicari.
"Dua puluh satu korban dari 43 penumpang telah ditemukan, TNI Angkatan Laut (TNI AL) masih terus berupaya melakukan pencarian (SAR) terhadap 22 korban tenggelamnya KM Ladang Pertiwi 02 yang tenggelam di sekitar wilayah perairan Selat Makassar dengan mengerahkan unsur-unsur KRI maupun Pesawat Udara (Pesud)," kata Dispenal.
Lihat Juga :