Syekh Nawawi Al-Bantani Masuk Kamus Besar Bahasa Arab, Wapres: Jadi Rujukan Dunia

Jum'at, 27 Mei 2022 - 20:57 WIB
loading...
Syekh Nawawi Al-Bantani...
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengungkapkan nama ulama besar Indonesia Syekh Nawawi Al-Bantani masuk dalam kamus besar bahasa Arab Al-Munjid. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengungkapkan nama ulama besar Indonesia Syekh Nawawi Al-Bantani masuk dalam kamus besar bahasa Arab Al-Munjid. Kamus itu, kata Wapres, menjadi rujukan-rujukan di seluruh dunia.

Wapres pun mengungkapkan hanya dua tokoh Indonesia yakni Syekh Nawawi Al-Bantani terukir bersama dengan Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno di dalam kamus tersebut. “Seorang pengarang kamus bahasa Arab terbesar Louis Ma'luf, orang Kristen Mesir, di situ ada dua tokoh masuk Indonesia, yang satu Bung Karno, Bung Karno itu disebut tokoh politik yang memerdekakan Indonesia dari Belanda. Yang kedua adalah Syekh Nawawi masuk di situ,” kata Wapres saat menghadiri Haul 129 Syekh Nawawi Al-Bantani di Pondok Pesantren Annawawi Tanara, Tanara, Provinsi Banten, Jumat (27/5/2022).

Wapres mengungkapkan pengarang kamus tersebut yang menyebutkan bahwa Syekh Nawawi Al-Bantani merupakan seorang yang ahli. “Walaupun pengarangnya nonmuslim, seorang Kristen Mesir. Beliau menyebutkan Muhammad Nawawi Al-Jawi, katanya begitu beliau adalah seorang fiqih mazhab syafi'i, dan seorang ahli tasawuf yaitu unggul di bidang tafsir. “Jadi faqih, sebagai orang ahli tasawuf, sebagai ahli tafsir yang unggul, dan beliau juga disebut banyak karangan-karangannya disebutkan beberapa,” katanya.

Baca juga: Wapres: Syekh Nawawi Al-Bantani Bangun Karakter Muslim Toleran di Nusantara



Oleh karena itu, Wapres pun mengajak agar semangat Syekh Nawawi Al-Bantani dalam menuntut ilmu harus dijadikan teladan. Syekh Nawawi Al-Bantani, kata Wapres, yang lahir di Tanara kemudian menempuh ilmu hingga Saudi Arabia.

Bahkan, kini ilmunya diakui tidak hanya di dalam negeri namun hingga dunia. “Dari sini, kampung sini, beliau lahirnya kira-kira 50 meter dari sini sebelah kanan, ada namanya Maulid Nawawi untuk mengenang, depan Masjid agung Tanara,” ungkapnya.

“Zaman itu betapa sulitnya orang pergi ke Mekah mencari ilmu. Setelah dia putar-putar di sini mencari ilmu, kemudian beliau di Makkah, sampai ilmunya itu tidak saja diakui di dalam negeri, tapi juga diakui di dunia, di Timur Tengah, dan di negara-negara yang lain,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kepala BGN: Program...
Kepala BGN: Program MBG Akan Diberlakukan di Arab Saudi
Prabowo: Bung Karno...
Prabowo: Bung Karno Bukan Milik Satu Partai
3 WNI Ditangkap di Makkah,...
3 WNI Ditangkap di Makkah, Diduga Terlibat Penipuan-Penggelapan Layanan Haji
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Rekomendasi
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Maroko Ciptakan Sejarah...
Maroko Ciptakan Sejarah Baru di Piala Dunia 2026
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Berita Terkini
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Dito Ariotedjo Lebih...
Dito Ariotedjo Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Finish Hyrox Under 2 Jam
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Roy Suryo Geleng-geleng Kepala Dengar Jawaban Polda Metro Jaya
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved