Megawati Ingatkan Semangat Nyepi untuk Istirahatkan Bumi di Forum PBB
Jum'at, 27 Mei 2022 - 20:31 WIB
loading...
A
A
A
Ujungnya adalah kerusakan planet bumi kita. Kebakaran hutan yang masif, yang dipicu ulah manusia, dan diperparah oleh perubahan iklim, menjadi persoalan semua warga dunia. “Berbagai bencana alam tersebut, dalam cara pandang masyarakat Bali, merupakan manifestasi penderitaan bumi. Inilah local wisdom yang menyadarkan bumi milik kita semua. Dari Bali inilah, semangat Nyepi; semangat ‘mengistirahatkan bumi’, dan Tri-Hita Karana kita gelorakan bagi dunia,” imbuhnya.
Dia pun sempat menceritakan pengalamannya saat menjadi Presiden Republik Indonesia, yang menginisiasi upaya mengatasi bencana alam. Saat itu, Badan Search and Rescue diperkuat. Megawati juga mendorong dibentuknya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB); memperkuat peran dan fungsi Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofosika (BMKG) pada fungsi strategis, termasuk early warning system melalui aplikasi kemajuan teknologi.
Dalam kapasitas sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati membentuk Badan Penanggulangan Bencana (Baguna). “Hanya satu-satunya partai di Indonesia yang memiliki Badan Mitigasi Bencana. Namun kesemuanya tidaklah cukup. Saya selalu mencermati laporan BMKG, bagaimana dunia menghadapi global warming yang begitu serius; kenaikan muka air laut; ketidak pastian iklim, dan berbagai fenomena alam lainnya. Dengan dampaknya yang sangat besar, bencana ekologi harus dijawab dengan segera, melalui tindakan nyata,” pungkas Megawati menerima applaus, tepukan tangan panjang, usai menyampaikan pidatonya.
Dia pun sempat menceritakan pengalamannya saat menjadi Presiden Republik Indonesia, yang menginisiasi upaya mengatasi bencana alam. Saat itu, Badan Search and Rescue diperkuat. Megawati juga mendorong dibentuknya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB); memperkuat peran dan fungsi Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofosika (BMKG) pada fungsi strategis, termasuk early warning system melalui aplikasi kemajuan teknologi.
Dalam kapasitas sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati membentuk Badan Penanggulangan Bencana (Baguna). “Hanya satu-satunya partai di Indonesia yang memiliki Badan Mitigasi Bencana. Namun kesemuanya tidaklah cukup. Saya selalu mencermati laporan BMKG, bagaimana dunia menghadapi global warming yang begitu serius; kenaikan muka air laut; ketidak pastian iklim, dan berbagai fenomena alam lainnya. Dengan dampaknya yang sangat besar, bencana ekologi harus dijawab dengan segera, melalui tindakan nyata,” pungkas Megawati menerima applaus, tepukan tangan panjang, usai menyampaikan pidatonya.
(rca)
Lihat Juga :