Megawati Ingatkan Semangat Nyepi untuk Istirahatkan Bumi di Forum PBB
Jum'at, 27 Mei 2022 - 20:31 WIB
loading...
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengajak agar seluruh warga dunia berefleksi atas kondisi bumi dengan memakai perspektif orang Bali mengenai penderitaan bumi. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengajak agar seluruh warga dunia berefleksi atas kondisi bumi dengan memakai perspektif orang Bali mengenai penderitaan bumi. Megawati mengajak seluruh negara dunia yang tergabung dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk bahu membahu memperkuat mitigasi bencana bagi kepentingan kemanusiaan, di tengah menguatnya ancaman pemanasan global .
Penguatan fungsi BMKG Internasional diperlukan. "Melalui forum ini pula, saya mendorong pentingnya penggalangan dan kerja sama internasional melalui PBB. Misalnya dengan memperkuat Organisasi Metereologi Dunia (World Metereological Organization - WMO) yang terintegrasi dengan BMKG di semua negara," kata Megawati dalam pidatonya di Pertemuan Global PBB tentang Pengurangan Risiko Bencana ke-7 Tahun 2022 melalui layanan telekonferensi, Jumat (27/5/2022) sore.
Adapun acara itu dilaksanakan di Bali. Ketua Umum DPP PDI Perjuangan itu mengatakan kerja sama tersebut penting bagi peningkatan kapabilitas mitigasi bencana; capacity building manajemen penanggulangan bencana; serta kemampuan dalam memprediksi bencana akibat tsunami, badai siklon, dan bencana iklim lainnya. “Hal yang tidak kalah mendesak adalah perluasan fungsi BMKG di negara-negara berkembang didalam prakiraan iklim bagi kepentingan pertanian dan mitigasi bencana,” kata Megawati.
Baca juga: 5 Hewan Ini Terancam Punah Akibat Pemanasan Global
Penguatan fungsi BMKG Internasional diperlukan. "Melalui forum ini pula, saya mendorong pentingnya penggalangan dan kerja sama internasional melalui PBB. Misalnya dengan memperkuat Organisasi Metereologi Dunia (World Metereological Organization - WMO) yang terintegrasi dengan BMKG di semua negara," kata Megawati dalam pidatonya di Pertemuan Global PBB tentang Pengurangan Risiko Bencana ke-7 Tahun 2022 melalui layanan telekonferensi, Jumat (27/5/2022) sore.
Adapun acara itu dilaksanakan di Bali. Ketua Umum DPP PDI Perjuangan itu mengatakan kerja sama tersebut penting bagi peningkatan kapabilitas mitigasi bencana; capacity building manajemen penanggulangan bencana; serta kemampuan dalam memprediksi bencana akibat tsunami, badai siklon, dan bencana iklim lainnya. “Hal yang tidak kalah mendesak adalah perluasan fungsi BMKG di negara-negara berkembang didalam prakiraan iklim bagi kepentingan pertanian dan mitigasi bencana,” kata Megawati.
Baca juga: 5 Hewan Ini Terancam Punah Akibat Pemanasan Global
Lihat Juga :