Mudik Lebaran 2022 Lancar, Pengamat: Pengaruh Infrastruktur Darat Cukup Besar

Senin, 23 Mei 2022 - 23:02 WIB
loading...
Mudik Lebaran 2022 Lancar,...
Mudik Lebaran. Ilustrasi/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah menilai kesiapan infrastruktur darat sangat mempengaruhi kelancaran lalu lintas mudik Lebaran 2022 . Dia pun mengapresiasi pemerintah yang berhasil menangani mudik Lebaran 2022.

"Mudik relatif berhasil. Pengaruh infrastruktur darat cukup besar. Infrastruktur berhasil memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, sehingga mudik tidak menimbulkan kemacetan berhari-hari," ujar Trubus, Senin (23/5/2022).

Padahal, lanjut dia, animo masyarakat untuk merayakan Lebaran di kampung masing-masing amat tinggi setelah dua tahun tidak bisa mudik. Trubus mengakui masih ada beberapa titik kemacetan, namun bisa cepat diurai dengan baik. "Keamanan juga relatif baik. Mudik tahun ini juga minim kecelakaan," ujarnya.

Hal tersebut dikatakan Trubus menanggapi hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Survei pada 10-12 Mei 2022 melibatkan 1.245 responden. Sebanyak 76,7% responden mengaku sangat dan cukup puas dengan kinerja Jokowi.

Meningkatnya kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi didorong keberhasilan penanganan Covid-19 dan penyelenggaraan mudik. Sebanyak 74,6% responden puas dengan penanganan pandemi, 88% responden puas dengan pelayanan moda transportasi umum saat mudik.

Baca juga: SMRC: Mudik dan Covid-19 Kerek Tingkat Kepuasan terhadap Pemerintah

Trubus juga mengapresiasi pemerintah dari sisi penanganan Covid-19. "Penanganan pandemi relatif berhasil. Kalau dibandingkan negara lain, bahkan Amerika, beberapa negara Eropa, China, dan Malaysia, kita lebih baik," katanya.

Menurutnya, kemungkinan ada faktor non-human sehingga pandemi Covid-19 di Tanah Air lebih terkendali dibandingkan negara lain. Namun, kata dia, yang jelas kebijakan penanganan pandemi yang dibuat Presiden Jokowi jauh lebih baik.

"Kita tidak menerapkan lockdown. Pemulihan ekonomi relatif berjalan. Strategi berjalan. Dari dalam diri masyarakat juga ingin segera mengakhiri Covid-19. Jadi relatif berhasil," ucapnya.

Trubus juga mengatakan bahwa keberhasilan penanganan pandemi Covid-19 juga terkait keberanian Presiden Jokowi mendatangkan vaksin Sinovac yang saat itu banyak diragukan. Bahkan Presiden menjadi orang pertama yang mendapatkan vaksin. "Jadi ada asas kepatuhan publik terhadap pemimpin yang bisa dipercaya."

Trubus mengakui ada sebagian masyarakat yang menolak vaksin. Pemerintah mengambil kebijakan memberikan vaksin secara gratis. "Sehingga masyarakat tidak terbebani. Itu yang mendorong masyarakat vaksin. Kita juga ketat menerapkan peraturan untuk pelaku perjalanan. Dan itu bisa dianggap berhasil," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat: Amien Rais...
Pengamat: Amien Rais Keliru Bawa Isu Private Teddy ke Ruang Publik
Rocky Gerung Ungkap...
Rocky Gerung Ungkap Percakapan dengan Presiden Prabowo di Istana: Ternyata Masih Disiden
Geopolitik Memanas,...
Geopolitik Memanas, Selamat Ginting: Kemlu Harus Kuat, Kalau Perlu Ganti Menteri
Pengamat Militer Selamat...
Pengamat Militer Selamat Ginting: Negara Kita Luas Cuma Punya 3 Kogabwilhan
Puan Maharani Soroti...
Puan Maharani Soroti Fenomena Pengamat Dilaporkan ke Polisi: Hukum Harus Dijalankan Secara Adil
Pengamat dan Akademisi...
Pengamat dan Akademisi Dilaporkan ke Polisi, Pigai Duga Ada Skenario Memojokkan Pemerintah
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Rekomendasi
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Berita Terkini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Infografis
Jadwal One Way, Contra...
Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved