Kemendagri Berharap Kinerja ASN Bisa Terus Meningkat lewat Berakhlak ESQ

Senin, 23 Mei 2022 - 08:07 WIB
loading...
Kemendagri Berharap...
Launching Core Values ASN Berakhlak yang digelar secara offline di Kantor Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) serta online melalui Channel Youtube dan Zoom Meeting, Jumat 20 Mei 2022. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Program Berakhlak ESQ dinilai bisa terus memperbaiki kinerja ASN dan perangkatnya tentang menjadi pelayan masyarakat. Hal ini dikemukakan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Suhajar Diantoro.

Baca juga: Ajarkan Spiritualitas Serta Tetap Jaga Pancasila, Kepala BNPT Apresiasi ESQ

Suhajar menyampaikan pandangannya tersebut dalam launching Core Values ASN Berakhlak yang digelar secara offline di Kantor Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) serta online melalui Channel Youtube dan Zoom Meeting, Jumat 20 Mei 2022.

"Pertemuan hari ini adalah semata-mata untuk meneguhkan kesepakatan kita. Bahwasannya aparatur sipil negara maupun pejabat-pejabat yang dipilih oleh rakyat beserta seluruh perangkatnya, adalah pelayan masyarakat," kata Suhajar dalam keterangannya, Senin (23/5/2022).

Suhajar Diantoro pun mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Mahyeldi dan Wakil Gubernur Audy Joinaldy, dalam memimpin Sumbar. Suhajar sepakat tentany apa yang disampaikan Gubernur Mahyeldi, bahwa kalau dulu pejabat dilayani, tapi sekarang melayani.

Karena kata Suhajar, seperti itulah yang dimaksud oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan makna dari pada pegawai negeri.

"Seperti yang dikatakan oleh Mark Turner dan David Hulme bahwa negara yang mengalami pertumbuhan yang pesat dan sustainable seperti Korea Selatan, Taiwan, Singapura, Thailand dan Malaysia memiliki organisasi sektor public yang efektif," jelasnya.

"Untuk itu, kita juga harus mentransformasi organisasi pemerintahnya menjadi organisasi yang berorientasi pelayanan," tambahnya.

Gubernur Sumbar Mahyeldi mengungkapkan, Berakhlak menyangkut nilai-nilai seperti berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif, yang merupakan akronim dari Berakhlak.

"Berakhlak ini sudah memiliki makna yaitu hubungan antara makhluk dengan kholiq atau penciptanya. Jadi dalam suksesnya ASN menjalankan tugasnya sesuai dengan branding yang dihadirkan Kemen PANRB bahwa BerAKHLAK itu menyangkut nilai-nilai tersebut," ucap Mahyeldi.

Pria yang akrab disapa Buya Mahyeldi ini melanjutkan, hal itu akan terjadi dan terbentuk ketika hubungan manusia di dalam kerja baik dengan sang kholiq atau dengan Allah SWT.

"Kalau kita melihat dalam kurikulum berbangsa dan bernegara, sangat jelas sekali di dalam dokumen-dokumen kehidupan berbangsa dan bernegara bahwa di dalam Undang-Undang Dasar kita mengatakan, bahwasannya kemerdekaan ini lahir atas berkat, rahmat, dan karunia Allah Tuhan yang Maha Kuasa. Di dalam pembukaan Undang Undang Dasar itu berbunyi bahwa kemerdekaan yang kita raih ini atas berkat, rahmat Allah serta pertolongan darinya," ujarnya.

Ia berharap, launching core values ini tidak hanya sampai di sini. Mahyeldi menginginkan nilai-nilai ini dapat diinternalisasikan di tingkat Kabupaten/Kota, OPD masing-masing. Sehingga apa yang dicita-citakan bisa terlaksana.

"Untuk itu, kami minta kepada BKD, BPSDM untuk memfasilitasi kegiatan selanjutnya bersama Kemendagri, Kemen PANRB dan ESQ. Sehingga, dalam waktu cepat pesan pesan hari ini tersampaikan kepada seluruh ASN Sumbar. Dan juga terima kasih dan supportnya kepada Pak Ary sebagai motivator serta pembangunan karakter dari ESQ," harapnya.

Sementara Motivator Ary Ginanjar memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih, kepada semua pembicara yang sudah menyampaikan paparannya termasuk kepada Sekjen Kemendagri.

"Juga kepada Pak Alex Denni yang ternyata orang Minang. Saya bersyukur sekali mengenal beliau. Saya support beliau karena apa yang beliau rencanakan itu menjawab tantangan 4.0," ujar Ary Ginanjar.

"Terkait bagaimana membuat e-Government tetapi tetap berbasis nilai nilai BerAKHLAK dan bisa diterjemahkan secara digital. Saya tidak mau program ini sampai gagal karena manajemen ke depan atau human resourcenya berbasis digital," sambungnya.

Ia juga mengajak kepada jajaran pemerintah daerah yang belum jadi alumni ESQ untuk mengikuti training ESQ 4 tingkat secara free. Karena ia pun berharap tahun 2030 semuanya jadi Alumni ESQ.

"Ada satu hal yang luar biasa hari ini, Pak Gubernur dan Wagub Sumbar adalah alumni ESQ yang menjadi role model harmonis, dua-duanya kompak subhanallah. Kalau berbicara harmonis, di sinilah kita belajar," tandasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Raih Penghargaan Garda...
Raih Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh, Safrizal: Penanganan Bencana Kerja Kolaboratif
Rekomendasi
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Anang Hermansyah Kompak...
Anang Hermansyah Kompak Wisuda Bareng Ashanty dan Azriel di UNAIR, Raih Gelar S2 dan S3
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Berita Terkini
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Infografis
5 Makanan yang Memicu...
5 Makanan yang Memicu Pikun, Bisa Mengakibatkan Kerusakan Otak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved