Optimasi Lahan Rawa Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Tapanuli Tengah

Minggu, 22 Mei 2022 - 12:46 WIB
loading...
Optimasi Lahan Rawa...
Kementan merealisasikan program optimasi lahan rawa untuk Kelompok Tani Tani Jaya di Desa Gunung Marijo, Kecamatan Pinang Sori, Kabupaten Tapanuli Tengah.
A A A
TAPANULI TENGAH - Kementerian Pertanian (Kementan) merealisasikan program optimasi lahan rawa untuk Kelompok Tani Tani Jaya di Desa Gunung Marijo, Kecamatan Pinang Sori, Kabupaten Tapanuli Tengah. Program optimasi lahan rawa seluas 25 hektare itu mendongkrak indeks pertanaman dan/atau produktivitas pertanian di Tapanuli Tengah.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, melalui kegiatan optimasi lahan rawa, diharapkan bisa berkontribusi terhadap upaya peningkatan produksi pertanian di indonesia. "Melalui program optimasi lahan ini, maka ada dua hal yang disasar, yaitu produktivitas dan kesejahteraan petani. Program ini memiliki dua manfaat bagi pertanian kita dan petani itu sendiri," katanya.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil menambahkan, potensi peningkatan indeks pertanaman dan/atau produktivitas pertanian melalui optimasi lahan rawa bukan hal tak mungkin. Jika potensi itu dikembangkan, Ali optimis peningkatan indeks pertanaman dan/atau produktivitas bukan hal mustahil diwujudkan. "Indonesia memiliki potensi lahan rawa sebesar 33.4 juta hektare. Namun menang ada beberapa kendala yang dihadapi untuk merealisasikan program optimasi lahan rawa tersebut," paparnya.
Optimasi Lahan Rawa Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Tapanuli Tengah

Di antaranya, kata Ali, adalah tingkat kesuburan lahan yang rendah, kemasaman tanah yang tinggi, rezim air yang fluktuatif sehingga genangan air biasanya tinggi pada saat banjir/pasang, serta dangkal dan mengalami kekeringan pada saat musim kemarau.

"Kendala lain yang dihadapi adalah infrastruktur lahan dan air yang masih sangat terbatas dan belum berfungsi dengan optimal. Di sisi lain, biaya usaha tani di lahan rawa juga tinggi," ujarnya.

Rendahnya produktivitas tanaman di daerah rawa, yang disebabkan oleh kurangnya suplai air ke sawah dan pupuk dolomit untuk menyuburkan lahan juga menjadi kendala tersendiri. "Namun itu bisa kita atasi dengan teknologi, riset, pupuk yang bagus dan mekanisasi pertanian, maka lahan rawa dapat dimaksimal dengan sistem yang lebih baik," ucap Ali.

Ali menyebut, diperlukan upaya optimasi lahan pertanian di lahan rawa dengan mengoptimalkan pertanian di lahan rawa menjadi lahan pertanian produktif. "Caranya adalah melalui penataan sistem tata air dan penataan lahan," katanya.

Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan, Erwin Noorwibowo menerangkan, program optimasi lahan rawa difokuskan pada perbaikan infrastruktur lahan dan air. Dengan begitu, diharapkan petani bisa melakukan pertanaman secara maksimal di lahan pertanian rawa.

"Dengan prioritas pada kegiatan perbaikan tata air mikro, rehabilitasi atau pembangunan pintu-pintu air, pembangunan atau pembenahan infrastruktur lainnya di lahan rawa, serta peningkatan kualitas atau kesuburan lahan rawa," ucapnya. CM
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Dukung Swasembada Pangan,...
Dukung Swasembada Pangan, BRIN Jadi Dapur Riset Sinergi dengan Kementan dan Kemdiktisaintek
Kementan Bentuk 33 Balai...
Kementan Bentuk 33 Balai Besar Modernisasi Pertanian di 33 Provinsi
Kementan Susun Skema...
Kementan Susun Skema Penguatan Sektor Perunggasan
Sikapi Polri Aktif di...
Sikapi Polri Aktif di Kementan, Amran: Sangat Membantu
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
Ditjen Hortikultura...
Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Rekomendasi
Mengenal Penyakit Lyme,...
Mengenal Penyakit Lyme, Infeksi yang Diidap Bella Hadid hingga Sebabkan Gejala Kronis
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Berita Terkini
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved