Termasuk Adian Napitupulu dan Fahri Hamzah, Ini Aktivis yang Menjadi Wakil Rakyat

Rabu, 18 Mei 2022 - 10:49 WIB
loading...
Termasuk Adian Napitupulu...
Adian Napitupulu dan Fahri Hamzah. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sejumlah aktivis seperti Adian Napitupulu dan Fahri Hamzah tercatat menjadi wakil rakyat di DPR RI. Beda dengan Adian yang masih menjadi wakil rakyat di Senayan, Fahri kini menjadi petinggi Partai Gelora.

Bukan cuma Adian dan Fahri yang mencatatnya namanya menjadi anggota DPRRI. Para aktivis lain yang tersebut tersebar ke banyak partai juga berhasil ke Senayan menjadi wakil rakyat.

Kala menjadi aktivis, mereka menyuarakan aspirasi rakyat melalui parlemen jalanan. Setelah menjadi wakil rakyat, para aktivis ini harus menyuarakan aspirasi rakyat melalui sidang-sidang di DPR.

Berikut ini SINDOnews tampilkan profil singkat aktivis yang menjadi wakil rakyat di DPR RI.

1. Adian Yunus Yusak Napitupulu
Adian Yunus Yusak Napitupulu atau lebih dikenal dengan Adian Napitupulu merupakan anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Perjuangan. Adian mewakili Daerah Pemilihan Jawa Barat V Periode 2014-2019.

Sebelum menjadi politisi, ia dikenal sebagai aktivis politik dan pergerakan mahasiswa.Pria kelahiran Manado, 9 Januari 1971 ini menyelesaikan S1 dari jurusan Ilmu Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI).

Pada 1992, ia mendaftarkan diri sebagai anggota Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI). Kemudian pada 1994, Adian menjadi Senat Mahasiswa Fakultas Hukum UKI. Dia menjadi pendiri Forum Kota (Forkot) pada 1998.

Beberapa pergerakan pernah diikutinya, mulai dari Kelompok Diskusi Prodeo hingga Konsolidasi Demokrasi Indonesia (KDI).
Hingga kini, Adian masih menjadi anggota DPR RI.

Baca juga: Surat untuk Elite Politik dan Adian Napitupulu

2. Masinton Pasaribu
Masinton Pasaribu merupakan seorang politikus asal PDIP Perjuangan. Ia bukan orang baru di DPR. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai anggota dewan periode 2014-2019. Kemudian Masinton terpilih lagi menjadi anggota dewan periode 2019-2024 dari Daerah Pemilihan DKI Jakarta II.

Masinton lahir di Sibolga, 11 Februari 1971. Ia memperoleh gelar S1 Jurusan Hukum dari Sekolah Tinggi Hukum Indonesia pada 1996-2003. Ketika di bangku kuliah, Masinton aktif di organisasi. Pada 1997-1998, Masinton menjadi Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Indonesia. Selain itu, ia juga pernah menjadi Ketua Umum Relawan Perjuangan Demokrasi pada 2011-2016.

Beberapa pergerakan pernah dilakoninya, seperti menjadi Relawan Perjuangan Demokrasi, Front Perjuangan Pemuda Indonesia.

Baca juga: Masinton Tegaskan PDIP Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

3. Faisol Riza
Faizol Riza merupakan anggota DPR sejak Maret 2018. Dia duduk di Komisi XI DPR. Faisol bukan anggota yang terpilih melalui Pemilu Legislatif 2014. Ia ditunjuk partainya menggantikan Abdul Malik Haramain yang mengundurkan diri dari jabatan anggota DPR lantaran mengikuti Pilkada Probolinggo 2018.

Pada Pemilu Legislatif 2019, Faisol Riza menjadi calon legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Daerah Pemilihan Jawa Timur II. Ia lolos dan ditunjuk sebagai Ketua Komisi VI DPR Periode 2019-2024.

Pria kelahiran Probolinggo, 1 Januari 1973 ini menyelesaikan gelar sarjana di bidang Ilmu Filsafat di STF Driyarkara. Sebelum menjadi anggota dewan, Faisol pernah menjadi staf khusus Kementerian Pemuda dan Olahraga Periode 2014-2017. Ia juga sempat menjadi staf khusus Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada 2009-2014.

Faisol aktif di beberapa organisasi seperti Ketua Umum Federasi Panjang Tebing Indonesia pada 2015-2019.Faisol juga menjabat Ketua DPP PKB.

4. Budiman Sudjatmiko
Budiman Sujatmiko lahir di Cilacap, 10 Maret 1970. Sejak SMP, ia telah aktif dalam berbagai kegiatan diskusi dan organisasi. Budiman terlibat dalam gerakan mahasiswa ketika kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM), namun ia didrop.

Budiman kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Cambridge dan Universitas London.Pada 1996, ia mendirikan Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang menyebabkannya dipenjara selama 13 tahun. Namun Budiman hanya menjalani hukuman selama 3,5 tahun seusai diberi amnesti oleh Presiden Abdurrahman Wahid.

Kiprahnya sebagai aktivis membawanya duduk sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014 dan periode 2014-2019 dari Fraksi PDIP Perjuangan. Beberapa organisasi yang pernah diikuti antara lain Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) dan menjabat sebagai Ketua Umum pada 2007-2010.

5. Fadli Zon
Fadli Zon lahir di Jakarta, 1 Juni 1971. Ia merupakan Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 dari Fraksi Partai Gerindra.

Fadli menyelesaikan S1 di program studi sastra Rusia, Universitas Indonesia. Gelar master of science diperoleh Fadli dari The London School of Economics and Political Science (LSE) Inggris. Sementara gelar doktor diraihnya di program studi sejarah, Universitas Indonesia.

Ketika kuliah, ia aktif di organisasi seperti menjadi Sekretaris Umum Senat Mahasiswa Fakultas Sastra UI pada 1993, Ketua Komisi Hubungan Luar dan Ketua Komite Mahasiswa UI untuk Hak Asasi Manusia pada 1993-1994.

Baca juga: Fahri Hamzah Menyemangati Fadli Zon

Di luar kampus, Fadli juga pernah menjadi Sekretaris Jenderal ISAFIS (The Indonesian Student Association for International Studies) pada 1993-1994, Pengurus Pusat KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) pada 1996-1999.

Fadli juga menjadi Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya pada 2014-2019. Pada 2019, Fadli didapuk sebagai Ketua Umum Himpunan Seni Budaya Islam (HSBI), hingga 2024.

Kini, Fadli merupakan Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI.

6. Fahri Hamzah

Fahri Hamzah lahir di Utan, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, 10 November 1971. Masa kecil hingga remajanya sangat lekat dengan lingkungan Muhammadiyah. Ia sempat kuliah S1 di Fakultas Pertanian Universitas Mataram (Unram) Lombok. Namun di tahun ketiga, jelang ujian masuk perguruan tinggi negeri, ia memutuskan untuk cuti panjang.

Fahri kemudian mendaftar di Universitas Indonesia dan diterima di Fakultas Ekonomi pada 1992. Ketika kuliah di UI, Fahri aktif dalam kegiatan kemahasiswaan. Fahri pernah menjadi Ketua Forum Studi Islam Fakultas Ekonomi UI. Selain itu, Fahri juga pernah menjabat sebagai Ketua Departemen Penelitian dan Pengembangan Senat Mahasiwa UI.

Setelah lulus S1, ia melanjutkan pendidikan magister dengan mengambil program studi Kebijakan Publik di almamaternya.
Nama Fahri Hamzah dikenal sebagai salah satu aktivis 1998. Ia merupakan pendiri serta Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Pada 1999, Fahri menjadi Staf Ahli MPR.

Baca juga: Demokrat Tersinggung, Fahri Hamzah Sentil Lagi Oposisi

Fahri pernah menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pada periode 2004-2009, ia bertugas di Komisi III. Di masa bakti selanjutnya, tahun 2009-2014, ia dipindahkan ke Komisi VI. Kariernya di legislatif naik menjadi Wakil Ketua DPR untuk periode 2014-2019.

Fahri bersama sejumlah koleganya keluar dari PKS pada 28 Oktober 2019. Ia kemudian mendirikan Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora Indonesia) dan menjabat sebagai wakil ketua umum DPN Partai Gelora.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Tanggapi Aksi Mahasiswa,...
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Eksponen 98 Nilai Pemerintah Sedang Jalankan Amanat Reformasi
Dikuntit OTK, Islah...
Dikuntit OTK, Islah Bahrawi Sebut Polanya Mirip Kasus Andrie Yunus
Tiyo Ardianto Tolak...
Tiyo Ardianto Tolak Tawaran Bertemu Petinggi Lembaga Berbintang yang akan Berikan Apa pun yang Dia Mau
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Fahri Hamzah : Prabowo...
Fahri Hamzah : Prabowo Fokus Putus Rantai Ketimpangan Kaya dan Miskin
Jejak Pendidikan Jumhur...
Jejak Pendidikan Jumhur Hidayat yang Resmi Dilantik Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Rekomendasi
Harga Gas Industri Turun...
Harga Gas Industri Turun Jadi USD13 per MMBTU, Said Iqbal Ungkap Ancaman PHK Mereda
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Berita Terkini
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved