Ustaz Abdul Somad Dideportasi, PAN: Singapura Paranoid terhadap Ulama Indonesia
Rabu, 18 Mei 2022 - 07:56 WIB
loading...
Politikus PAN Yandri Susanto mempertanyakan sikap Singapura terhadap Ustaz Abdul Somad yang menunjukkan paranoid terhadap ulama Indoonesia. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ulama kondang Indonesia Ustaz Abdul Somad ditolak masuk Singapura, Senin (16/5/2022). UAS, sapaan akrabnya, berencana berlibur bersama keluarga dan kawan dekatnya. Tetapi nahas, rencana tersebut gagal karena Imigrasi Singapura menolaknya masuk.
Padahal, seluruh dokumen yang dipersyaratkan telah dipenuhi lengkap. Yang terjadi, UAS malah ditarik keluar dari barisan lalu diinterogasi dan ditahan selama dua jam di ruangan 1x2 meter setibanya di Pelabuhan Tanah Merah Singapura.
Politikus PAN Yandri Susanto menyayangkan sikap Singapura tersebut. Kendati mengakui hak Singapura untuk memberi izin atau menolak seseorang masuk, Yandri mempertayakan sikap Singapura yang dinilai kurang menghormati warga Indonesia.
Baca juga: Ustaz Abdul Somad Minta Dubes Singapura di Jakarta Beri Penjelasan
“Memang hak sebuah negara untuk mengizinkan masuk atau tidak. Tapi apa alasannya? Tidak masuk akal. Apakah Singapura memusuhi umat Islam Indonesia?” tanya Ketua Komisi VIII DPR RI ini dalam keterangan tertulis yang dterima Rabu (18/5/2022).
Padahal, seluruh dokumen yang dipersyaratkan telah dipenuhi lengkap. Yang terjadi, UAS malah ditarik keluar dari barisan lalu diinterogasi dan ditahan selama dua jam di ruangan 1x2 meter setibanya di Pelabuhan Tanah Merah Singapura.
Politikus PAN Yandri Susanto menyayangkan sikap Singapura tersebut. Kendati mengakui hak Singapura untuk memberi izin atau menolak seseorang masuk, Yandri mempertayakan sikap Singapura yang dinilai kurang menghormati warga Indonesia.
Baca juga: Ustaz Abdul Somad Minta Dubes Singapura di Jakarta Beri Penjelasan
“Memang hak sebuah negara untuk mengizinkan masuk atau tidak. Tapi apa alasannya? Tidak masuk akal. Apakah Singapura memusuhi umat Islam Indonesia?” tanya Ketua Komisi VIII DPR RI ini dalam keterangan tertulis yang dterima Rabu (18/5/2022).
Lihat Juga :