4 Negara di Dunia yang Pernah Menolak Ustaz Abdul Somad Masuk ke Negaranya

Rabu, 18 Mei 2022 - 06:31 WIB
loading...
4 Negara di Dunia yang...
Nama Ustaz Abdul Somad sedang ramai diperbincangkan setelah tidak diperbolehkan masuk ke Singapura pada Senin 16 Mei 2022 lalu. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Nama Ustaz Abdul Somad sedang ramai diperbincangkan setelah tidak diperbolehkan masuk ke Singapura pada Senin 16 Mei 2022 lalu. Hal ini lantas membuat para warganet bertanya-tanya mengenai alasan tidak diperbolehkannya UAS untuk memasuki negara tersebut.

Ustaz Abdul Somad atau biasa dikenal dengan UAS merupakan seorang pendakwah yang cukup populer di Indonesia. Dia banyak disukai berbagai kalangan masyarakat dengan tausiyahnya yang memberikan pemahaman mendalam tentang Islam. Baca juga: Kecam Pemerintah Singapura, Ini Deretan Tokoh yang Bela Ustaz Abdul Somad

Dalam kejadian yang menimpanya tempo hari, hal ini bukanlah yang pertama kali. Karena sebelumnya Ustaz Abdul Somad juga sempat beberapa kali ditolak untuk memasuki negara lain.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut beberapa negara yang pernah menolak UAS untuk masuk ke negaranya:

1. Timor Leste

Kejadian penolakan ini terjadi pada tahun 2018. Kala itu, Ustaz Abdul Somad berniat untuk mengadakan Tabligh Akbar di Timor Leste. Selain itu, dia juga dijadwalkan untuk bertemu dengan mantan Perdana Menteri Timor Leste, Xanana Gusmao. Namun, saat baru sampai di bandara, petugas Imigrasi setempat melarangnya masuk.

UAS sendiri mengungkap alasan di balik tidak diizinkannya masuk ke Timor Leste adalah karena beberapa saat sebelumnya ada informasi yang memberitakan dirinya sebagai seorang teroris. Hal inilah yang membuat pihak Imigrasi Timor Leste tidak memperkenankannya masuk.

2. Hong Kong

Selain Timor Leste, UAS juga pernah ditolak masuk di Hong Kong. Pengalaman ini diceritakannya melalui akun Facebook pribadinya. Kejadian ini terjadi pada Desember 2017. Saat itu, Ustaz Abdul Somad yang baru saja sampai di bandara Hong Kong langsung diperiksa oleh petugas Imigrasi.

Dikutip dari pemberitaan Sindonews, UAS diperiksa selama kurang lebih 30 menit. Setelahnya, pihak terkait mendeportasinya tanpa alasan yang jelas.

Sebelum itu, diketahui bahwa tujuan Ustaz Abdul Somad datang ke Hong Kong adalah untuk memenuhi undangan pengajian dari warga negara Indonesia yang ada di Hong Kong. Alhasil, acara tersebut tidak bisa terlaksana karena kendala penolakan ini.

3. Beberapa Negara Eropa

Selain beberapa negara di atas, Ustaz Abdul Somad juga pernah mendapat penolakan masuk di beberapa negara Eropa. Dikutip dari laman Fiqih Islam, UAS berbagi pengalamannya saat ditolak masuk ke Eropa.

Pertama, saat hendak menuju ke Belanda melalui Swiss, UAS tidak diperkenankan masuk oleh pihak Imigrasi Swiss. Alasannya adalah karena paspornya sudah diberikan tanda untuk tidak boleh masuk ke Eropa.

Hal ini lantas membuatnya bingung, karena UAS mengklaim kala itu merupakan pertama kali dia ke Eropa. Setelah itu, dia dideportasi dan dipulangkan melalui Thailand.

Lanjut, UAS pernah mendapat undangan ke Inggris. Namun, dirinya tak diizinkan berangkat menggunakan pesawat Royal Brunei. Alasannya adalah karena visanya dikatakan sudah di-cancel.

4. Singapura

Yang terbaru adalah Singapura. Kejadian ini terjadi pada Senin, 16 Mei 2022. Ustaz Abdul Somad tidak diizinkan masuk ke Singapura dan sempat ditahan pihak Imigrasi sebelum akhirnya dipulangkan.

Menanggapi hal ini, Duta Besar RI untuk Singapura, Suryopratomo menjelaskan alasannya. Dia mendapat informasi dari pihak imigrasi Singapura atau Immigration and Checkpoints Authority (ICA) bahwa UAS tidak diperkenankan masuk karena tidak memenuhi kriteria warga asing yang berkunjung ke Singapura. Baca juga: MHA: UAS Berusaha Masuki Singapura Berpura-pura untuk Kunjungan Sosial

ICA sendiri menyebutkan bahwa pihaknya menetapkan status Ustaz Abdul Somad sebagai Not To Land. Sehingga pihaknya tidak memperbolehkannya bersama rombongan untuk memasuki Singapura.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
KPK Konfirmasi Hasil...
KPK Konfirmasi Hasil Penggeledahan dalam Pemeriksaan Perdana Silmy Karim sebagai Tersangka
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Dirjen Imigrasi Ungkap...
Dirjen Imigrasi Ungkap Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
Rekomendasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved