May Day Fiesta di GBK Berjalan Lancar, Buruh Apresiasi Polri
Sabtu, 14 Mei 2022 - 22:56 WIB
loading...
Presiden KSPI Said Iqbal mengapresiasi pihak kepolisian yang membantu pengamanan sehingga peringatan Hari Buruh Sedunia di Stadion Utama GBK.Foto/MPI/Faisal Rahman
A
A
A
JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengapresiasi pihak kepolisian yang membantu pengamanan sehingga peringatan Hari Buruh Sedunia yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), berjalan lancar.
Iqbal mengungkapkan, pihaknya merasa sangat terbantu oleh pihak kepolisian, hingga akhirnya bisa diizinkan menggunakan GBK sebagai tempat acara peringatan Hari Buruh yang kebetulan bertepatan saat Hari Raya Idul Fitri, dan baru bisa dirayakan hari ini.
“Akhirnya dengan bantuan berbagai pihak, Setneg, Mabes Polri dan Polda Metro Jaya kami bisa menggunakan dengan beberapa persyaratan,” kata Iqbal di lokasi acara, Sabtu (14/5/2022). Baca: Usai Beri Sambutan, Kapolri Pimpin Buruh Nyanyikan Bagimu Negeri
Iqbal menuturkan, pihak kepolisian juga menyampaikan agar para buruh tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Serta menyarankan untuk mengurangi jumlah massa yang tadinya diperkirakan hadir 100.000 orang, namun yang diperkenankan masuk ke dalam GBK hanya setengahnya saja yakni 50.000 orang.
“Kapasitas GBK sekitar 76.000 orang dan kita menjaga jarak satu bangku kosong, memakai masker, tes antigen, dan sudah booster. Itulah kesepakatan akhirnya boleh menggunakan GBK,” tuturnya.
Iqbal mengungkapkan, pihaknya merasa sangat terbantu oleh pihak kepolisian, hingga akhirnya bisa diizinkan menggunakan GBK sebagai tempat acara peringatan Hari Buruh yang kebetulan bertepatan saat Hari Raya Idul Fitri, dan baru bisa dirayakan hari ini.
“Akhirnya dengan bantuan berbagai pihak, Setneg, Mabes Polri dan Polda Metro Jaya kami bisa menggunakan dengan beberapa persyaratan,” kata Iqbal di lokasi acara, Sabtu (14/5/2022). Baca: Usai Beri Sambutan, Kapolri Pimpin Buruh Nyanyikan Bagimu Negeri
Iqbal menuturkan, pihak kepolisian juga menyampaikan agar para buruh tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Serta menyarankan untuk mengurangi jumlah massa yang tadinya diperkirakan hadir 100.000 orang, namun yang diperkenankan masuk ke dalam GBK hanya setengahnya saja yakni 50.000 orang.
“Kapasitas GBK sekitar 76.000 orang dan kita menjaga jarak satu bangku kosong, memakai masker, tes antigen, dan sudah booster. Itulah kesepakatan akhirnya boleh menggunakan GBK,” tuturnya.
Lihat Juga :