Polisi Bubarkan Massa Aksi Tolak DOB Papua, Perindo: Sudah Tepat, Rawan Timbulkan Kegaduhan
Rabu, 11 Mei 2022 - 08:19 WIB
loading...
A
A
A
"Ini merupakan upaya separatis. Jadi sudah sepantasnya pihak aparat menghadapinya dengan tegas," katanya.
Menurut pengamat intelijen dan militer ini, pilihan polisi yang membubarkan massa aksi dengan gas air mata dan water cannon adalah tindakan yang paling aman. Ketimbang, Korps Bhayangkara memilih menggunakan peluru tajam.
"Penggunaan gas air mata dan water cannon itu yang paling aman dalam menghadapi massa ketimbang peluru tajam," jelasnya.
Dia menjelaskan, dari pernyataan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R. Urbinas, juga menyebut bahwa aksi demo dibubarkan bukan tanpa alasan. Namun, karena tidak memiliki izin dan sudah mengganggu warga masyarakat.
"Wajar bila pihak aparat menghentikan aksi tersebut karena telah melanggar hukum dan regulasi," ungkapnya.
Menurut pengamat intelijen dan militer ini, pilihan polisi yang membubarkan massa aksi dengan gas air mata dan water cannon adalah tindakan yang paling aman. Ketimbang, Korps Bhayangkara memilih menggunakan peluru tajam.
"Penggunaan gas air mata dan water cannon itu yang paling aman dalam menghadapi massa ketimbang peluru tajam," jelasnya.
Dia menjelaskan, dari pernyataan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R. Urbinas, juga menyebut bahwa aksi demo dibubarkan bukan tanpa alasan. Namun, karena tidak memiliki izin dan sudah mengganggu warga masyarakat.
"Wajar bila pihak aparat menghentikan aksi tersebut karena telah melanggar hukum dan regulasi," ungkapnya.
Lihat Juga :