Viral Mobil Tentara Bikin Kemacetan di Bandara Soetta, TNI AD Minta Maaf
Senin, 09 Mei 2022 - 19:53 WIB
loading...
Foto mobil berpelat TNI berhenti di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta menimbulkan kemacetan di area drop zone. FOTO/TWITTER @hotradero
A
A
A
JAKARTA - Foto mobil berpelat TNI berhenti di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta viral di media sosial Twitter. Mobil loreng hijau itu disebut hendak menjemput pejabat yang menimbulkan kemacetan di area drop zone.
Kadispenad Brigjen TNI Tatang Subarna mengatakan, mewakili TNI AD, ia memohon maaf atas tindakan yang dilakukan oleh oknum TNI tersebut. "Saya atas nama institusi TNI AD menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dilakukan oleh oknum pengemudi kendaraan TNI AD tersebut," kata Tatang dalam keterangan tertulis, Senin (9/5/2022).
Tatang mengimbau kepada para pemilik atau penanggung jawab kendaraan dinas, khususnya di jajaran TNI AD agar mengingatkan para pengemudinya untuk taat aturan dalam berlalu lintas di jalan raya. Menurut dia, aturan yang berlaku harus diterapkan.
"Mengimbau agar pengemudi yang menggunakan kendaraan dinas agar lebih tertib dan taati peraturan sesuai perundang-undangan yang berlaku serta tidak bertindak arogan sehingga mencemarkan nama baik institusi," katanya.
Kadispenad Brigjen TNI Tatang Subarna mengatakan, mewakili TNI AD, ia memohon maaf atas tindakan yang dilakukan oleh oknum TNI tersebut. "Saya atas nama institusi TNI AD menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dilakukan oleh oknum pengemudi kendaraan TNI AD tersebut," kata Tatang dalam keterangan tertulis, Senin (9/5/2022).
Tatang mengimbau kepada para pemilik atau penanggung jawab kendaraan dinas, khususnya di jajaran TNI AD agar mengingatkan para pengemudinya untuk taat aturan dalam berlalu lintas di jalan raya. Menurut dia, aturan yang berlaku harus diterapkan.
"Mengimbau agar pengemudi yang menggunakan kendaraan dinas agar lebih tertib dan taati peraturan sesuai perundang-undangan yang berlaku serta tidak bertindak arogan sehingga mencemarkan nama baik institusi," katanya.
Lihat Juga :