46% Pemudik Belum Kembali, Menhub Dorong Tunda Perjalanan Hari Ini
Minggu, 08 Mei 2022 - 21:13 WIB
loading...
Menhub Budi Karya mengungkapkan 46$ pemudik belum kembali dari kampung halaman. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengklaim, pada Minggu (8/5/2022) sebanyak 46 persen pemudik belum kembali dari kampung halamannya masing-masing. Akibat hal itu, Budi mendorong masyarakat agar kembali menunda perjalanannya agar tidak terjadi penumpukan volume kendaraan.
Budi mengatakan, Ia bersama jajaran terkait tengah memprediksi lonjakan kepadatan arus balik yang akan terjadi pada malam ini. Sehingga, Budi mengimbau agar masyarakat tak buru-buru kembali ke kota.
“Silahkan kembali setelah hari ini. Masyarakat bisa merayakan lebaran ketupat dulu besok. Sehingga ini akan memberikan relaksasi juga bagi kepadatan jalan,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Minggu (8/5/2022).
Baca juga: Arus Balik Lebaran 2022, Gerbang Tol Merak-Jakarta Mulai Ramai
Budi mencatat, pada H+4 kemarin, pergerakan kendaraan mengalami puncak tertinggi. Dari Bakauheni ke Merak, pergerakan kendaraan mencapai lebih dari 37 ribu dalam sehari. Sementara, untuk jalur tol Semarang ke Jakarta mencapai 170 ribu lebih kendaraan. Jumlah itu menjadi rekor tertinggi sepanjang pengelolaan arus mudik.
Budi mengatakan, Ia bersama jajaran terkait tengah memprediksi lonjakan kepadatan arus balik yang akan terjadi pada malam ini. Sehingga, Budi mengimbau agar masyarakat tak buru-buru kembali ke kota.
“Silahkan kembali setelah hari ini. Masyarakat bisa merayakan lebaran ketupat dulu besok. Sehingga ini akan memberikan relaksasi juga bagi kepadatan jalan,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Minggu (8/5/2022).
Baca juga: Arus Balik Lebaran 2022, Gerbang Tol Merak-Jakarta Mulai Ramai
Budi mencatat, pada H+4 kemarin, pergerakan kendaraan mengalami puncak tertinggi. Dari Bakauheni ke Merak, pergerakan kendaraan mencapai lebih dari 37 ribu dalam sehari. Sementara, untuk jalur tol Semarang ke Jakarta mencapai 170 ribu lebih kendaraan. Jumlah itu menjadi rekor tertinggi sepanjang pengelolaan arus mudik.
Lihat Juga :