Kisah Jenderal Besar Soeharto Hadiahi Keponakan Tabanas saat Lebaran
Minggu, 08 Mei 2022 - 05:40 WIB
loading...
A
A
A
Saat silaturahmi ke Cendana, ada kalimat tradisi yang selalu diucapkan Tien Soeharto. Ia selalu menanyakan apakah sudah makan atau belum. Meski dijawab sudah makan, tapi perempuan yang akrab disapa Ibu Tien itu sering kali tidak percaya.
"Kowe ora oleh mangan nang kene karo ibumu yo (kamu tidak boleh makan di sini sama ibumu ya)," tanya Ibu Tien.
Baca juga: 6 Presiden Indonesia Sudah Memiliki Julukan, Kira-kira Jokowi Nanti Apa Ya?
Arissetyanto menuturkan bahwa ia mulai puasa penuh satu bulan saat usia 10 tahun. Seperti lebaran tahun-tahun sebelumnya, dirinya bersama keluarga silaturahmi ke kediaman Presiden Soeharto. Pak Harto yang mengetahui dirinya mampu menjalankan puasa secara penuh akhirnya memberikan hadiah istimewa. Bukan uang tunai atau mainan untuk anak kecil tapi berupa tabungan.
"Melalui Ibu Tien, Pak Harto berkenan memberi saya hadiah berupa Tabanas," tutur Ari.
"Kowe ora oleh mangan nang kene karo ibumu yo (kamu tidak boleh makan di sini sama ibumu ya)," tanya Ibu Tien.
Baca juga: 6 Presiden Indonesia Sudah Memiliki Julukan, Kira-kira Jokowi Nanti Apa Ya?
Arissetyanto menuturkan bahwa ia mulai puasa penuh satu bulan saat usia 10 tahun. Seperti lebaran tahun-tahun sebelumnya, dirinya bersama keluarga silaturahmi ke kediaman Presiden Soeharto. Pak Harto yang mengetahui dirinya mampu menjalankan puasa secara penuh akhirnya memberikan hadiah istimewa. Bukan uang tunai atau mainan untuk anak kecil tapi berupa tabungan.
"Melalui Ibu Tien, Pak Harto berkenan memberi saya hadiah berupa Tabanas," tutur Ari.
Lihat Juga :