Urai Kepadatan Arus Balik Lebaran, Kapolri Imbau Kantor Terapkan WFH

Jum'at, 06 Mei 2022 - 08:05 WIB
loading...
Urai Kepadatan Arus Balik Lebaran, Kapolri Imbau Kantor Terapkan WFH
Kapolri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta perusahaan menerapkan WFH sebagai upaya antisipasi kemacetan saat arus balik kendaraan. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Kapolri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memaparkan sejumlah upaya mengurai kepadatan arus balik Lebaran 2022. Salah satunya penerapan Work From Home (WFH).

Sigit mengimbau kepada instansi swasta maupun pemerintah yang memungkinkan menerapkan WFH untuk melaksanakan hal tersebut. Imbauan tersebut guna mengurangi kepadatan pada arus balik tahun ini.

"Tentunya perlu dikoordinasikan sehingga antara perusahaan, instansi perkantoran yang ada, kemudian bisa koordinasi dengan karyawannya sehingga proses kegiatan tetap bisa berjalan, namun masyarakat juga tidak menghadapi risiko arus balik di tanggal 6, 7, 8 Mei," kata Sigit usai meninjau lokasi wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali, Kamis, 5 Mei 2022.

Baca juga: Cerita Pemudik Terjebak Macet Parah di Jalur Gentong, 1 Jam Kendaraan Hanya Bergerak 4 Km

Kapolri menjelaskan, rekayasa lalu lintas saat arus mudik juga akan diterapkan saat arus balik. Menurutnya, arus balik sudah mulai terlihat di beberapa jalur favorit arus balik. "Sama seperti pada saat mudik kemarin maka rekayasa ataupun strategi mulai dari bagaimana mengatur confraflow, lalu bagaimana pengaturan one way," ujarnya.

Mantan Kabareskrim itu menambahkan, penerapan rekayasa lalu lintas akan tetap bersifat situasional dengan memperhatikan dinamika yang berkembang di lapangan. "Jadi memang kita memiliki indikator-indikator di mana pada saat di jalan tol sudah melebihi 5.000 per jam kita mulai dengan Contraflow. Begitu lewat dari 6.000 masuk ke 7.000 kendaraan, maka kita laksanakan one way. Sehingga secara periodik ini akan kita ikuti," jelas Sigit.

(cip)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1790 seconds (11.252#12.26)