Bikin Melongo, Kekayaan VOC Rp112,6 Kuadriliun Setara Gabungan 20 Perusahaan Modern Dunia

Rabu, 27 April 2022 - 17:55 WIB
loading...
Bikin Melongo, Kekayaan...
VOC kala itu menghasilkan 78 juta gulden Belanda atau sekitar lebih dari USD7,9 triliun atau setara Rp112,6 kuadriliun. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Indonesia merupakan negara kaya rempah-rempah dan memiliki lokasi strategis dalam jalur perdagangan dunia. Hal inilah yang kemudian membuat bangsa kolonial terpikat menguasai berbagai wilayah di Nusantara. Baik Inggris, Portugis, Prancis maupun Belanda bersaing menguasai perdagangan. Demi misi itu, mereka mendirikan kongsi dagangnya masing-masing.

Belanda membentuk sebuah kongsi dagang VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie). Lahirnya VOC ini dilatarbelakangi banyaknya persaingan antarperusahaan dagang Belanda. Setiap perusahaan bersaing mendapat keuntungan yang lebih besar, sehingga membuat Kerajaan Belanda menjadi rugi. Selain itu, VOC didirikan untuk bersaing dengan East India Company, kongsi dagang milik Inggris yang telah lebih dulu dibentuk. Prins Maurits, anggota Parlemen Belanda, pada tahun 1598 memberi usulan untuk membuat sebuah kongsi dagang agar berbagai perusahaan Belanda itu bisa saling bekerja sama. Usulan itu kemudian menghasilkan terbentuknya VOC pada 20 Maret 1602.

VOC memiliki hak berdagang yang meliputi wilayah yang membentang luas dari Amerika, Afrika, dan Jepang ke Hindia Timur. Keberadaan kongsi dagang VOC ini pun kemudian semakin berkembang dari tahun ke tahun karena terdapat beberapa peraturan yang membawa keuntungan bagi VOC. VOC diberikan hak istimewa atau hak oktroi. Dengan hak tersebut, VOC dapat lebih leluasa bergerak karena mendapatkan kesempatan berperan dalam bidang militer dan politik.



Namun, Kongsi dagang VOC juga wajib melaporkan keuntungannya kepada parlemen Belanda. VOC kala itu menghasilkan 78 juta gulden Belanda atau sekitar lebih dari USD7,9 triliun. Jika dikonversi dalam rupiah (USD1 = Rp14.000), maka kekayaan VOC bernilai Rp112.640.175.000.000.000 (Rp112,64 kuadriliun). Angka yang fantastis ini menempatkan VOC sebagai salah satu perusahaan terbesar dalam sejarah karena mampu menghasilkan uang yang sangat banyak.

Bila dibandingkan dengan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Jepang di 2019 yang mencapai USD4,8 triliun, kekayaan VOC masih jauh lebih unggul. Bahkan jumlah kekayaan VOC tersebut mampu mengalahkan perusahaan-perusahaan top dunia saat ini, seperti Microsoft, Apple, dan Amazon. Kekayaan VOC yang luar biasa besar itu baru dapat disamai apabila 20 perusahaan modern, di antaranya Apple, Samsung, Amazon, Microsoft, Wells Fargo, Visa, Tencent, Netflix, dan lainnya, digabung. Penggabungan 20 perusahaan tersebut akan menghasilkan kekayaan USD7,9 triliun, setara dengan nilai kekayaan VOC.

Besarnya kekayaan yang dimiliki, membuat VOC sempat diperbincangkan sebagai perusahaan terkaya pada masa itu. Tak hanya memiliki keuntungan uang yang banyak, VOC juga mempunyai lebih dari 150 kapal dagang, 40 kapal perang, dan pembayaran dividen 40% dari investasi awal. Selain itu, VOC memiliki lebih dari 50.000 karyawan, yang pada saat itu termasuk besar jumlahnya.

Baca juga: Strategi Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi, Pimpin Gerilyawan dari Hutan Usir VOC Belanda
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kembali atau Dijajah:...
Kembali atau Dijajah: Menjemput Nusantara Jayasempurna
Dukung Repatriasi Kekayaan...
Dukung Repatriasi Kekayaan Bangsa, Garuda Pulangkan Koleksi Sejarah dari Belanda
Prabowo Sebut Belanda...
Prabowo Sebut Belanda Rampas Kekayaan Indonesia USD31 Triliun
Beri Tausiah di Istana,...
Beri Tausiah di Istana, Ketum MUI Singgung Susahnya Jadi Bangsa Terjajah
Ketum KNPI Kutuk Keras...
Ketum KNPI Kutuk Keras Israel, Ajak Semua Aktif Bantu Palestina
Sejumlah Warisan Kolonialisme...
Sejumlah Warisan Kolonialisme yang Masih Melekat Versi Sejarawan
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka: Dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Kisah Bung Tomo Mengenyam...
Kisah Bung Tomo Mengenyam Pendidikan di Sekolah Elite Belanda, Keluarganya Ternyata Pejabat Polisi
Rekomendasi
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Berita Terkini
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved