Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, BMKG Minta Pemda Cek Kesiapan Rencana Evakuasi
Selasa, 26 April 2022 - 02:31 WIB
loading...
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati meminta, BPBD dan pemda setempat menyiapkan dan mengecek rencana evakuasi. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meminta, BPBD dan pemerintah daerah (pemda) setempat menyiapkan dan mengecek rencana evakuasi. Langkah itu sebagai antisipasi apabila aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) menjadi krisis.
"Ini kan masih di level kesiapsiagaan, masih potensi, jadi levelnya masih waspada. Namun, barang kali BPBD atau pemerintah daerah setempat seyogyanya sudah mulai menyiapkan kontingensi plan, kalau seandainya berkembang itu kemungkinan terburuk sepertinya juga perlu disiapkan," ujarnya melalui konfrensi persnya di akun YouTube resmi BMKG, Senin (25/4/2022).
Baca juga: Ahli Ingatkan Potensi Tsunami Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Seperti 2018
Menurutnya, saat ini aktivitas GAK masih berstatus siaga, meski belum memasuki fase status krisis dan diharapkan memang tak sampai memasuki fase status tersebut, tapi manakala terjadi perkembangan ke arah tersebut, BPBD dan pemerintah daerah setempat perlu mengantisipasinya. Makanya, harus disiapkan rencana antisipasi tersebut, misalnya saja dari segi jalur-jalur evakuasi manakala terjadi perkembangan terburuk. "Perlu dicek juga apakah jalur evakuasi itu rambu-rambunya sudah cukup jelas, sederhananya seperti itu," tuturnya.
Baca juga: Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas di Radius 5 Km dari Pusat Kawah Gunung Anak Krakatau
"Ini kan masih di level kesiapsiagaan, masih potensi, jadi levelnya masih waspada. Namun, barang kali BPBD atau pemerintah daerah setempat seyogyanya sudah mulai menyiapkan kontingensi plan, kalau seandainya berkembang itu kemungkinan terburuk sepertinya juga perlu disiapkan," ujarnya melalui konfrensi persnya di akun YouTube resmi BMKG, Senin (25/4/2022).
Baca juga: Ahli Ingatkan Potensi Tsunami Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Seperti 2018
Menurutnya, saat ini aktivitas GAK masih berstatus siaga, meski belum memasuki fase status krisis dan diharapkan memang tak sampai memasuki fase status tersebut, tapi manakala terjadi perkembangan ke arah tersebut, BPBD dan pemerintah daerah setempat perlu mengantisipasinya. Makanya, harus disiapkan rencana antisipasi tersebut, misalnya saja dari segi jalur-jalur evakuasi manakala terjadi perkembangan terburuk. "Perlu dicek juga apakah jalur evakuasi itu rambu-rambunya sudah cukup jelas, sederhananya seperti itu," tuturnya.
Baca juga: Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas di Radius 5 Km dari Pusat Kawah Gunung Anak Krakatau
Lihat Juga :