Pengamat Militer: Defend ID Langkah Strategis Kemhan Wujudkan Kemandirian Alutsista TNI
Sabtu, 23 April 2022 - 14:15 WIB
loading...
Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati menilai, holding industri pertahanan Defend.ID merupakan langkah strategis Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI untuk segera mencapai kemandirian alutsista TNI. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan holding BUMN industri pertahanan atau Defend ID di PT PAL (Persero) Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu, 20 April 2022. Peluncuran Defend ID merupakan komitmen presiden dalam membangun kemandirian pertahanan nasional.
Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati menilai, holding industri pertahanan Defend.ID merupakan langkah strategis Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI untuk segera mencapai kemandirian alutsista TNI.
”Pemenuhan kebutuhan alutsista modern merupakan program utama meningkatkan kapasitas dan kapabilitas TNI di dalam melaksanakan tugas pokok sesuai amanat undang-undang dan peraturan yang berlaku,” ujarnya, Sabtu (23/4/2022).
Baca juga: Menhan Prabowo Targetkan Defend ID Tembus 50 Besar Industri Pertahanan Terbesar Dunia
Melalui holding tersebut, berbagai mekanisme procurement dan acquisition segala jenis persenjataan dapat segera dipercepat dengan banyak negara. Mekanisme tersebut juga memberi kesempatan bagi peningkatan SDM semua BUMN Strategis dan BUMS.
”Para pemimpin BUMN dan BUMS harus segera menyiapkan para ahli dan operator untuk menguasai terlebih dahulu ilmu dan pengetahuan setiap jenis persenjataan, peralatan deteksi, peralatan komunikasi, dan sebagainya,” kata Nuning panggilan akrab Susaningtyas Kertopati.
Baca juga: DPR Dukung Holding Defend ID untuk Sinergitas Inhan Indonesia Agar Disegani di Dunia
Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati menilai, holding industri pertahanan Defend.ID merupakan langkah strategis Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI untuk segera mencapai kemandirian alutsista TNI.
”Pemenuhan kebutuhan alutsista modern merupakan program utama meningkatkan kapasitas dan kapabilitas TNI di dalam melaksanakan tugas pokok sesuai amanat undang-undang dan peraturan yang berlaku,” ujarnya, Sabtu (23/4/2022).
Baca juga: Menhan Prabowo Targetkan Defend ID Tembus 50 Besar Industri Pertahanan Terbesar Dunia
Melalui holding tersebut, berbagai mekanisme procurement dan acquisition segala jenis persenjataan dapat segera dipercepat dengan banyak negara. Mekanisme tersebut juga memberi kesempatan bagi peningkatan SDM semua BUMN Strategis dan BUMS.
”Para pemimpin BUMN dan BUMS harus segera menyiapkan para ahli dan operator untuk menguasai terlebih dahulu ilmu dan pengetahuan setiap jenis persenjataan, peralatan deteksi, peralatan komunikasi, dan sebagainya,” kata Nuning panggilan akrab Susaningtyas Kertopati.
Baca juga: DPR Dukung Holding Defend ID untuk Sinergitas Inhan Indonesia Agar Disegani di Dunia
Lihat Juga :