Jalan Panjang Presiden SBY hingga Dijuluki Bapak Perdamaian

Sabtu, 23 April 2022 - 09:09 WIB
loading...
A A A
Pemerintahan SBY-JK menghadapi sejumlah konflik di dalam negeri negeri. Salah satunya adalah Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang telah berdiri sejak 1977. Gerakan yang awalnya sebagai bentuk perlawanan kepada Pemerintahan Orde Baru terus berkembang menjadi kekuatan militer sipil. GAM memiliki angkatan perang yang bergerilya mengganggu stabilitas nasional.

Beragam upaya dilakukan pemerintah dari masa ke masa, tapi GAM tetap eksis. Akibatnya Aceh menjadi daerah konflik yang kerap menimbulkan korban jiwa rakyat yang tidak berdosa.

Baca juga: 6 Presiden RI Sudah Punya Julukan, Netizen Mulai Mikir buat Jokowi, Jawabannya Tak Terduga!

Mengutip jurnal berjudul Penyelesaian Konflik di Aceh: Aceh dalam proses Rekonstruksi & Rekonsiliasi (2005), bencana tsunami besar yang menerjang Aceh pada 2004 menjadi momentum terjadinya rekonsiliasi di Serambi Mekah. Para petinggi GAM akhirnya menyetujui adanya perundingan damai dengan pemerintah Indonesia. Helsinki, Finlandia ditetapkan sebagai tempat perundingan keduanya.

Perundingan damai antara GAM dan Pemerintah Indonesia cukup alot. Diperlukan hingga lima tahap, dari Januari hingga Agustus 2005, untuk mencapai kesepakatan. Hingga akhirnya kedua belah pihak menandatangani kesepakatan pada 15 Agustus 2005. Salah satunya Aceh menjadi bagian wilayah Indonesia sebagai daerah istimewa yang bisa menerapkan syariat Islam dan memiliki partai lokal. Perdamaianan itu kemudian dikenal sebagai Kesepakatan Helsinki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waisak 2026, Menag:...
Waisak 2026, Menag: Dharma Menjaga Perdamaian Dunia
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Menlu Sugiono: BRICS...
Menlu Sugiono: BRICS Harus Berperan Aktif Menjaga Perdamaian dan Stabilitas Global
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Sambil Melukis di Magelang,...
Sambil Melukis di Magelang, SBY Menyoroti Kejatuhan Pasar Modal dan Kurs Rupiah
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Rekomendasi
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
Berita Terkini
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved