NII Ingin Gulingkan Jokowi, Demokrat Singgung Ketidakadilan

Sabtu, 23 April 2022 - 07:10 WIB
loading...
NII Ingin Gulingkan...
Densus 88 Antiteror Polri mengungkapkan bahwa kelompok Negara Islam Indonesia (NII) ingin menggulingkan rezim pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum 2024. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkapkan bahwa kelompok Negara Islam Indonesia (NII) ingin menggulingkan rezim pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum 2024. Caranya dengan membuat kerusuhan (chaos) seperti 1998.

Anggota Komisi III DPR Didik Mukrianto berpandangan bahwa Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia sekaligus juga sebagai dasar negara. Jika kemudian ada kelompok yang ingin menggantinya, maka faktor ketidakadilan, ketidakmerataan hingga abuse of power, dimungkinan menjadi penyebabnya.

"Hal ini tentu tidak bisa dilepaskan dari rasa ketidakadilan dan ketidakmerataan kesejahteraan, penyelenggara negara yang melakukan abuse of power, maraknya korupsi yang mengakibatkan kepercayaan masyarakat kepada penyelenggara negara menurun. Hal ini bisa mempengaruhi kepercayaan terhadap ideologi negara," kata Didik saat dihubungi, Sabtu (23/4/2022).



"Apalagi, dengan menguatnya isu kebudayaan global yang ditandai dengan masuknya ideologi asing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sebagai akibat dari keterbukaan informasi," katanya.

Menurut Ketua Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat ini, jika memang ada ancaman nyata dan serius terhadap ideologi Pancasila, maka harus menjadi perhatian serius pemerintah. Namun, dia meminta aparat tidak gegabah dalam menyimpulkan gerakan-gerakan tersebut.

"Kita juga tidak boleh gegabah, harus hati-hati, dan terukur dalam menyimpulkan adanya gerakan nyata yang ingin melawan pemerintah dan ideologi kita, agar kita tidak salah dalam membaca situasi dan aspirasi masyarakat yang sesungguhnya," ujarnya.

Baca juga: Densus 88 Antiteror: Buat Chaos Jadi Cara NII Gulingkan Pemerintah

Didik mengingatkan aparat jangan sampai salah menyimpulkan dan memberikan stigma kepada masyarakat. "Mungkin bisa saja bibit-bibit itu berpotensi muncul, tapi harus juga digali secara utuh akar permasalahannya. Apakah memang murni perang ideologi atau ekspresi kekecewaan terhadap rasa keadilan publik?" kata Didik.

Menurutnya, persoalan dasar semestinya digali secara utuh, sehingga aparat negara dan keamanan bisa melakukan mitigasi dan membuat solusi yang tepat agar tidak muncul-muncul bibit tersebut. Didik melihat rasa kesadaran kebangsaan rakyat Indonesia sudah sedemikian kuat, bahkan sudah mengkristal dan lahir dari rasa senasib sepenanggungan yang berhasil membentuk wawasan kebangsaan Indonesia.

"Saya justru melihat, tantangan terhadap ideologi kita adalah munculnya rasa ketidakadilan publik, ketimpangan yang belum terselesaikan, kesejahteraan yang belum merata. Dan kondisi ini harusnya menjadi perhatian serius pemerintah dalam memenuhi hak-hak dan kesejahteraan warga negaranya," kata legislator Dapil Jawa Timur IX ini.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
BNPP Gelar Upacara Hari...
BNPP Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Peran Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa
Hari Lahir Pancasila...
Hari Lahir Pancasila 2026, Irfan Aghasar Tekankan Pentingnya Persatuan dan Keadilan Sosial
Hari Lahir Pancasila,...
Hari Lahir Pancasila, Prabowo: Rakyat Hanya Jadi Penonton di Atas Kekayaan Bangsa Sendiri
Jokowi Tak Hadir di...
Jokowi Tak Hadir di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ternyata Ini Alasannya
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Peringatan Hari Lahir...
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Yuke Yurike Ajak Generasi Muda Perkuat Rasa Cinta Tanah Air
UP Bentuk LPIP untuk...
UP Bentuk LPIP untuk Kawal Implementasi Nilai Pancasila di Kampus
Rekomendasi
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Berita Terkini
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved