Kelompok NII Ingin Gulingkan Pemerintahan Jokowi seperti Reformasi 1998
Jum'at, 22 April 2022 - 16:16 WIB
loading...
Kabagbanops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar menyebut kelompok Negara Islam Indonesia (NII) ingin menggulingkan Presiden Jokowi sebelum 2024. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyatakan telah menemukan bukti dan sejumlah rencana kelompok Negara Islam Indonesia (NII) yang ingin menggulingkan rezim pemerintahan Joko Widodo-Amin Ma'ruf . Dari hasil penyidikan sementara, cara NII untuk menggulingkan pemerintahan tersebut dengan membuat kekacauan atau chaos.
"Ada, salah satunya yang mereka sampaikan adalah mereka akan buat kekacauan atau chaos," kata Kabagbanops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar kepada awak media di Jakarta, Jumat (22/4/2022).
Rencana soal penggulingan rezim pemerintahan Jokowi diketahui dari pengakuan 16 tersangka teroris NII yang ditangkap Densus 88 di wilayah Sumatera Barat (Sumbar). Dari pengakuan tersangka, kata Aswin, kekacauan yang ingin diciptakan oleh kelompok tersebut untuk menggulingkan pemerintahan mirip Reformasi 1998.
"Mereka kalau yang dia sampaikan ya jika terjadi seperti 98 ya. Tapi kita kan belum, ya masih mendalami ya apa yang mereka maksud itu kan ya. Ini merupakan keterangan awal dari penyidikan," ujar Aswin.
"Ada, salah satunya yang mereka sampaikan adalah mereka akan buat kekacauan atau chaos," kata Kabagbanops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar kepada awak media di Jakarta, Jumat (22/4/2022).
Rencana soal penggulingan rezim pemerintahan Jokowi diketahui dari pengakuan 16 tersangka teroris NII yang ditangkap Densus 88 di wilayah Sumatera Barat (Sumbar). Dari pengakuan tersangka, kata Aswin, kekacauan yang ingin diciptakan oleh kelompok tersebut untuk menggulingkan pemerintahan mirip Reformasi 1998.
"Mereka kalau yang dia sampaikan ya jika terjadi seperti 98 ya. Tapi kita kan belum, ya masih mendalami ya apa yang mereka maksud itu kan ya. Ini merupakan keterangan awal dari penyidikan," ujar Aswin.
Lihat Juga :