Jokowi Luncurkan Holding dan Program Strategis BUMN Industri Pertahanan
Rabu, 20 April 2022 - 15:19 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan Holding dan Program Strategis BUMN Industri Pertahanan dengan nama Defend ID di Surabaya, Rabu (20/4/2022). FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan Holding dan Program Strategis BUMN Industri Pertahanan dengan nama Defend ID di Surabaya, Rabu (20/4/2022). Kemandirian industri pertahanan untuk bersiap memasuki era persaingan baru dan mampu memenuhi kebutuhan pertahanan pokok untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Dan kemandirian industri pertahanan harus kita wujudkan bersama-sama tidak bisa sendiri-sendiri tidak bisa parsial, nggak bisa. Kita harus perkuat industrinya, kita juga harus bangun ekosistemnya agar tumbuh dan berkembang semakin maju," ujar Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (20/4/2022).
Jokowi mengapresiasi pembentukan Defend ID oleh BUMN dan Kementerian terkait. Holding BUMN industri pertahanan terdiri dari PT Len Industri Persero, PT Dahana, PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, dan PT PAL Indonesia.
"Karena itu saya mengapresiasi pembentukan holding BUMN industri pertahanan defense industry yang bernama Defend ID yang sudah lama ini saya tunggu dan saya kejar-kejaran terus agar BUMN industri pertahanan kita jauh lebih terkonsolidasi, ekosistemnya semakin kuat, mampu bersaing secara sehat dan menguntungkan," katanya.
"Dan kemandirian industri pertahanan harus kita wujudkan bersama-sama tidak bisa sendiri-sendiri tidak bisa parsial, nggak bisa. Kita harus perkuat industrinya, kita juga harus bangun ekosistemnya agar tumbuh dan berkembang semakin maju," ujar Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (20/4/2022).
Jokowi mengapresiasi pembentukan Defend ID oleh BUMN dan Kementerian terkait. Holding BUMN industri pertahanan terdiri dari PT Len Industri Persero, PT Dahana, PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, dan PT PAL Indonesia.
"Karena itu saya mengapresiasi pembentukan holding BUMN industri pertahanan defense industry yang bernama Defend ID yang sudah lama ini saya tunggu dan saya kejar-kejaran terus agar BUMN industri pertahanan kita jauh lebih terkonsolidasi, ekosistemnya semakin kuat, mampu bersaing secara sehat dan menguntungkan," katanya.
Lihat Juga :