Polemik Isu PKI, Gerindra Khawatir Arief Poyuono Jadi Alat Adu Domba
Jum'at, 19 Juni 2020 - 08:26 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, tanda pagar atau hashtag #tenggelamkangerindra ramai di media sosial Twitter sejak Selasa 15 Juni 2020. Tanda pagar (tagar) itu muncul menyusul beredarnya video rekaman pernyataan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono di Twitter. (Baca juga: Arief Poyuono Ngomong Kadrun, Tagar Tenggelamkan Gerindra Ramai di Medsos )
Dalam video itu, Arief yang berbincang dengan seseorang menyatakan isu PKI sengaja diembuskan oleh "kadrun-kadrun". Arief berpendapat kebangkitan PKI itu tidak ada. Isu itu dinilainya hanya untuk mendeligitimasi Presiden Jokowi. Menurut dia, pihak yang mengembuskan isu tersebut adalah "kadrun-kadrun"
Seperti diketahui, di jagad media sosial, selama ini istilah kadrun atau kadal gurun ditujukan kepada kelompok masyarakat yang dianggap tidak mendukung Presiden Jokowi. Istilah kadrun ramai di medsos pasca Pilpres 2019, setelah sebelumnya ramai perang istilah cebong dan kampret.
Video tersebut direspons netizen dengan membuat tagar #tenggelamkangerindra. Hingga Rabu 17 Juni 2020 pagi, tagar itu masuk dalam trending topic di Twitter.
Dalam video itu, Arief yang berbincang dengan seseorang menyatakan isu PKI sengaja diembuskan oleh "kadrun-kadrun". Arief berpendapat kebangkitan PKI itu tidak ada. Isu itu dinilainya hanya untuk mendeligitimasi Presiden Jokowi. Menurut dia, pihak yang mengembuskan isu tersebut adalah "kadrun-kadrun"
Seperti diketahui, di jagad media sosial, selama ini istilah kadrun atau kadal gurun ditujukan kepada kelompok masyarakat yang dianggap tidak mendukung Presiden Jokowi. Istilah kadrun ramai di medsos pasca Pilpres 2019, setelah sebelumnya ramai perang istilah cebong dan kampret.
Video tersebut direspons netizen dengan membuat tagar #tenggelamkangerindra. Hingga Rabu 17 Juni 2020 pagi, tagar itu masuk dalam trending topic di Twitter.
(dam)
Lihat Juga :