Ketua BKSAP DPR Kecam Kekerasan terhadap Warga Palestina di Masjid Al-Aqsa
Sabtu, 16 April 2022 - 16:17 WIB
loading...
Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon, prihatin dan mengecam keras kekerasan yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon, prihatin dan mengecam keras rangkaian kekerasan yang dilakukan Israel akhir-akhir ini. Menurutnya, dengan korban luka-luka lebih dari seratus dan korban tewas 36 warga Palestina sejak Januari tahun ini, menunjukkan masa depan suram kepemimpinan Naftali Bennett sebagai mitra perdamaian.
Seperti diketahui, pihak keamanan Israel melakukan kekerasan terhadap ribuan jamaah shalat Subuh di Masjid Al-Aqsa dan juga saat shalat Jumat, 15 April 2022. Bulan Sabit Merah Palestina telah mengevakusi 152 warga Palestina ke rumah sakit terdekat.
Baca juga: Komisi I DPR Kutuk Serangan Polisi Israel ke Dalam Masjid Al-Aqsa
“Sejak awal saya pesimistis masa depan perdamaian antara Palestina dan Israel. Naftali Bennett adalah politisi sayap kanan garis keras yang pernah menolak negara Palestina. Dia lebih keras dari Netanyahu. Rangkaian kekerasan dalam tiga pekan belakangan ini membuktikan tak ada yang berubah dari kebijakan Israel atas warga Palestina. Israel tetap brutal bahkan lebih kejam. Dunia jangan sebatas mengecam kekejaman itu, dunia juga harus mengecam pemerintahan Israel yang dipimpin garis keras,” ujar politisi yang juga Wakil Presiden the League of Parliamentarians for Al-Quds, organisasi parlemen global yang berbasis di Istanbul, Sabtu (16/4/2022).
Baca juga: Indonesia Kecam Kekerasan terhadap Warga Palestina di Masjid Al- Aqsa oleh Israel
Lebih lanjut diutarakan, kekerasan di Kompleks Al-Aqsa terutama saat bulan suci Ramadhan seharusnya bisa dicegah lebih awal. Pasalnya, Israel kerap menempuh aksi kekerasan hampir tiap tahun di bulan Ramadhan ketika umat Islam beribadah di Masjid Al-Aqsa.
Seperti diketahui, pihak keamanan Israel melakukan kekerasan terhadap ribuan jamaah shalat Subuh di Masjid Al-Aqsa dan juga saat shalat Jumat, 15 April 2022. Bulan Sabit Merah Palestina telah mengevakusi 152 warga Palestina ke rumah sakit terdekat.
Baca juga: Komisi I DPR Kutuk Serangan Polisi Israel ke Dalam Masjid Al-Aqsa
“Sejak awal saya pesimistis masa depan perdamaian antara Palestina dan Israel. Naftali Bennett adalah politisi sayap kanan garis keras yang pernah menolak negara Palestina. Dia lebih keras dari Netanyahu. Rangkaian kekerasan dalam tiga pekan belakangan ini membuktikan tak ada yang berubah dari kebijakan Israel atas warga Palestina. Israel tetap brutal bahkan lebih kejam. Dunia jangan sebatas mengecam kekejaman itu, dunia juga harus mengecam pemerintahan Israel yang dipimpin garis keras,” ujar politisi yang juga Wakil Presiden the League of Parliamentarians for Al-Quds, organisasi parlemen global yang berbasis di Istanbul, Sabtu (16/4/2022).
Baca juga: Indonesia Kecam Kekerasan terhadap Warga Palestina di Masjid Al- Aqsa oleh Israel
Lebih lanjut diutarakan, kekerasan di Kompleks Al-Aqsa terutama saat bulan suci Ramadhan seharusnya bisa dicegah lebih awal. Pasalnya, Israel kerap menempuh aksi kekerasan hampir tiap tahun di bulan Ramadhan ketika umat Islam beribadah di Masjid Al-Aqsa.
Lihat Juga :