Survei Capres 2024: Prabowo-Khofifah Mampu Ungguli Ganjar-Erick
Jum'at, 15 April 2022 - 18:52 WIB
loading...
Mayoritas responden menyebut Prabowo Subianto-Khofifah Indar Parawansa sebagai pasangan ideal pilihan publik dalam Pilpres 2024 mengungguli Ganjar Pranowo-Erick Thohir. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Lembaga survei Political Weather Station (PWS) memotret siapakah capres-cawapres favorit publik menghadapi Pemilu 2024 dan pasangan manakah yang paling ideal menurut preferensi publik. Hasilnya, mayoritas responden menyebut Prabowo Subianto - Khofifah Indar Parawansa sebagai pasangan ideal pilihan publik dalam Pilpres 2024 mengungguli Ganjar Pranowo-Erick Thohir.
"Seandainya Pilpres dilaksanakan hari ini dan hanya diikuti oleh dua pasangan saja (Prabowo-Khofifah dan Ganjar Pranowo-Erick Thohir), maka Prabowo-Khofifah akan keluar sebagai pemenang. Sebanyak 45,6% publik mengaku akan memilih Prabowo-Khofifah, sementara Ganjar-Erick dipilih oleh 36,5% publik dan sisanya (17,9%) menyatakan belum punya pilihan (undecided voters)," kata Peneliti Senior PWS Mohammad Tidzi AM dalam rilis survei secara daring, Jumat (15/4/2022).
Menurut temuan PWS, kata Mohammad Tidzi, jika Prabowo dan Khofifah dipasangkan, selain tetap dominan di Jawa Barat, pasangan ini juga akan menguasai Jawa Timur. Dalam dua Pilpres sebelumnya, meskipun selalu menghegemoni Jawa Barat tapi Prabowo gagal di Jawa Timur, akibatnya secara nasional juga selalu kalah.
"Duet Prabowo-Khofifah bukan hanya mendulang dukungan mayoritas rakyat Jawa Timur tapi juga suara dari sebagian besar warga NU (Nahdlatul Ulama)," katanya.
Namun demikian, kendati Khofifah dinilai publik sebagai cawapres ideal Prabowo dalam Pilpres 2024, tapi simulasi yang dilakukan PWS menunjukkan bahwa dijodohkan dengan siapa pun Prabowo tetap memiliki peluang terbesar untuk memenangkan Pilpres 2024.
"Misalnya ketika disimulasikan Prabowo berpasangan dengan AHY, maka duet yang diusung oleh koalisi Partai Gerindra dan Partai Demokrat ini masih leading jauh dari pasangan yang diusung PDI Perjuangan, Ganjar-Puan maupun pasangan yang diusung koalisi pimpinan Partai Golkar, Airlangga-Anies. Sebanyak 38,5% mengaku akan memilih Prabowo-AHY, lalu 26,9% memilih Ganjar-Puan, dan 16,2% memilih Airlangga-Anies, sementara sisanya (18,4%) belum punya keputusan memilih pasangan mana (undecided voters)," papar Tidzi.
"Seandainya Pilpres dilaksanakan hari ini dan hanya diikuti oleh dua pasangan saja (Prabowo-Khofifah dan Ganjar Pranowo-Erick Thohir), maka Prabowo-Khofifah akan keluar sebagai pemenang. Sebanyak 45,6% publik mengaku akan memilih Prabowo-Khofifah, sementara Ganjar-Erick dipilih oleh 36,5% publik dan sisanya (17,9%) menyatakan belum punya pilihan (undecided voters)," kata Peneliti Senior PWS Mohammad Tidzi AM dalam rilis survei secara daring, Jumat (15/4/2022).
Menurut temuan PWS, kata Mohammad Tidzi, jika Prabowo dan Khofifah dipasangkan, selain tetap dominan di Jawa Barat, pasangan ini juga akan menguasai Jawa Timur. Dalam dua Pilpres sebelumnya, meskipun selalu menghegemoni Jawa Barat tapi Prabowo gagal di Jawa Timur, akibatnya secara nasional juga selalu kalah.
"Duet Prabowo-Khofifah bukan hanya mendulang dukungan mayoritas rakyat Jawa Timur tapi juga suara dari sebagian besar warga NU (Nahdlatul Ulama)," katanya.
Namun demikian, kendati Khofifah dinilai publik sebagai cawapres ideal Prabowo dalam Pilpres 2024, tapi simulasi yang dilakukan PWS menunjukkan bahwa dijodohkan dengan siapa pun Prabowo tetap memiliki peluang terbesar untuk memenangkan Pilpres 2024.
"Misalnya ketika disimulasikan Prabowo berpasangan dengan AHY, maka duet yang diusung oleh koalisi Partai Gerindra dan Partai Demokrat ini masih leading jauh dari pasangan yang diusung PDI Perjuangan, Ganjar-Puan maupun pasangan yang diusung koalisi pimpinan Partai Golkar, Airlangga-Anies. Sebanyak 38,5% mengaku akan memilih Prabowo-AHY, lalu 26,9% memilih Ganjar-Puan, dan 16,2% memilih Airlangga-Anies, sementara sisanya (18,4%) belum punya keputusan memilih pasangan mana (undecided voters)," papar Tidzi.
Lihat Juga :