Sinta Aulia, Penderita Tumor Kaki yang Dibantu Kapolri Terus Membaik dan Diizinkan Pulang
Jum'at, 15 April 2022 - 16:28 WIB
loading...
A
A
A
Untuk diketahui, Sinta Aulia yang sedang sakit tumor kaki viral di media sosial (medsos). Dalam sebuah video singkat, Sinta mengenakan pakaian polisi lengkap sembari memajang foto Kapolri di sampingnya. Sinta mengaku sangat ingin bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Baca juga: Dapat Bantuan Kapolri, Sinta Aulia Maulidia Derita Tumor Kaki Sejak 2021
"Pak Kapolri saya ingin sembuh. Tolong dibantu cita-cita saya ingin berobat dan sembuh," kata Sinta Aulia dalam akun Instagram @jktnewws sebagaimana dilansir, Jakarta, Sabtu (19/2/2022).
Mengetahui hal itu, Kapolri langsung memberikan perhatian dengan menjemput Sinta Aulia untuk dibawa ke RS Bhayangkara Polri Kramat Jati. Sinta kemudian ditangani oleh tim dokter gabungan dari RS Polri, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), RS Kanker Dharmais, dan RS MRCCC Siloam.
Sinta Aulia Maulidia akhirnya menjalani operasi osteosarcoma atau amputasi. Kepala Rumah Sakit RS Polri Kramat Jati Brigjen Asep Hendradiana mengatakan, operasi adalah pilihan terbaik untuk menyelamatkan jiwa Sinta dari penyakit yang diderita. Dalam orperasi ini Sinta ditangani langsung oleh beberapa dokter tim spesialis guna memastikan operasi berjalan sukses. Selama hampir dua bulan menjalani pengobatan, Sinta kini akhirnya diperbolehkan pulang ke rumah.
Baca juga: Dapat Bantuan Kapolri, Sinta Aulia Maulidia Derita Tumor Kaki Sejak 2021
"Pak Kapolri saya ingin sembuh. Tolong dibantu cita-cita saya ingin berobat dan sembuh," kata Sinta Aulia dalam akun Instagram @jktnewws sebagaimana dilansir, Jakarta, Sabtu (19/2/2022).
Mengetahui hal itu, Kapolri langsung memberikan perhatian dengan menjemput Sinta Aulia untuk dibawa ke RS Bhayangkara Polri Kramat Jati. Sinta kemudian ditangani oleh tim dokter gabungan dari RS Polri, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), RS Kanker Dharmais, dan RS MRCCC Siloam.
Sinta Aulia Maulidia akhirnya menjalani operasi osteosarcoma atau amputasi. Kepala Rumah Sakit RS Polri Kramat Jati Brigjen Asep Hendradiana mengatakan, operasi adalah pilihan terbaik untuk menyelamatkan jiwa Sinta dari penyakit yang diderita. Dalam orperasi ini Sinta ditangani langsung oleh beberapa dokter tim spesialis guna memastikan operasi berjalan sukses. Selama hampir dua bulan menjalani pengobatan, Sinta kini akhirnya diperbolehkan pulang ke rumah.
(abd)
Lihat Juga :