Haji Tahun Ini Butuh Kerja Keras dan Tuntas

Rabu, 13 April 2022 - 14:22 WIB
loading...
Haji Tahun Ini Butuh...
Kementerian Agama diharapkan segera meminta kepastian pemerintah Arab Saudi soal aturan pelaksanaan haji 2022, terutama soal kuota yang diperoleh Indonesia. (KORAN SINDO/Wawan Bastian)
A A A
PENGUMUMAN otoritas Arab Saudi, Sabtu (9/4), yang membuka keran 1 juta jamaah haji tahun ini sangat melegakan. Kabar baik ini seolah menjadi obat dahaga bagi umat Muslim dunia, termasuk Indonesia, setelah dua tahun terbatasi lantaran pandemi Covid-19.

Namun, kabar baik ini juga memuarakan tantangan tersendiri. Dari sisi waktu, pengumuman dari Saudi itu muncul tepat tiga bulan jelang puncak haji 2022. Hitungan tiga bulan adalah bukan waktu yang panjang, apalagi bagi Indonesia yang biasanya memberangkatkan sekitar 210.000 jamaah. Di waktu normal saja, hari-hari ini atau kala memasuki Ramadan, Kementerian Agama (Kemenag) selaku penyelenggara haji sudah tuntas menetapkan ongkos haji, besaran kuota, jumlah petugas, hingga urusan teknis lain macam hotel, katering, transportasi, logistik, dan sebagainya.

Sementara tahun ini Indonesia yang notabene menjadi salah satu pengusung jamaah haji terbanyak di dunia belum final menetapkan sederet persoalan dan tahapan di atas. Merespons keputusan Saudi yang mepet itu, dalam satu atau dua hari ke depan, DPR bersama Kemenag, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), dan pihak terkait bertekad merespons keputusan Saudi itu sebaik mungkin.

Sikap proaktif DPR lewat Komisi VIII yang mendorong perlu ada mitigasi haji secara jelas adalah hal positif untuk menyiapkan persiapan haji lebih matang sekaligus menenangkan publik. Ini perlu mendapat perhatian karena masyarakat hingga kini belum mendapatkan informasi pasti soal besaran biaya, siapa yang berangkat, kapan berangkat, dan sebagainya. Kita berharap keputusan-keputusan strategis tersebut bisa final pada pekan ini sehingga makin cepat disosialisasikan ke masyarakat.

Terkait persiapan teknis, Kemenag memang diketahui telah menyatakan kesanggupannya menyelenggarakan haji dengan berapa pun jumlah kuota dari Saudi. Keyakinan Kemenag ini beralasan sebab institusi ini jauh-jauh hari telah menyiapkan beberapa skenario pemberangkatan.

Meski demikian, yang perlu mendapat perhatian besar saat ini adalah pentingnya segera mendapat kepastian berapa kuota pasti yang didapatkan Indonesia. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga diharapkan bisa mengumumkan soal kuota final ini. Setelah itu Kemenag dan DPR harus secepatnya bersepakat, siapa saja yang berhak masuk dalam kuota yang pasti sangat terbatas itu.

Saudi sebelumnya memang telah memberi batasan calon jamaah yang diizinkan ikut berhaji, yakni maksimal 65 tahun serta wajib tes swab PCR dengan hasil negatif yang dilakukan kurang dari 72 jam sejak keberangkatan ke Saudi. Namun, secara teknis aturan ini perlu diatur lagi lebih detail. Misalnya apakah 65 tahun itu dihitung kala berangkat dari Indonesia atau setiba di Saudi. Ini menjadi persoalan kompleks, lebih-lebih Kemenag nanti pasti dituntut melakukan seleksi ketat karena jumlah pengantre haji juga telah mencapai jutaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
Pemeriksaan Lanjutan...
Pemeriksaan Lanjutan Kasus Kuota Haji, Pengacara Gus Yaqut Sebut Tak Ada Konfirmasi Aliran Dana
Kepala BGN: Program...
Kepala BGN: Program MBG Akan Diberlakukan di Arab Saudi
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Berita Terkini
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved