TNI Perlu Kembangkan Satuan Kesehatan Nuklir, Biologi, dan Siber

Rabu, 13 April 2022 - 14:19 WIB
loading...
TNI Perlu Kembangkan...
TNI dinilai perlu mengembangkan satuan yang berkaitan tentang kesehatan nuklir, biologi dan kimia (Nubika) dan siber. Foto/ist
A A A
JAKARTA - TNI dinilai perlu mengembangkan satuan yang berkaitan tentang kesehatan nuklir, biologi dan kimia (Nubika) dan siber . Tujuannya, untuk mencegah berbagai ancaman itu masuk ke Indonesia.

“TNI perlu mengembangkan satuan-satuan kesehatan nubika dan siber dengan dilengkapi peralatan-peralatan canggih. Untuk menghadapi adanya potensi-potensi ancaman tersebut," ujar Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayjen TNI Budiman saat membuka acara Rakorniskes TNI Tahun 2022 di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (13/4/2022).

Dia mengatakan ke depannya diperkirakan akan timbul potensi ancaman dan peperangan yang merupakan perkawinan antara perang generasi 4 dan 5. Perpaduan ini sebuah ancaman yang kemudian menjadi biologic asimetric warfare dan bio cyber warfare.

Baca juga: Perang Biologis Jadi Ancaman Masa Depan Indonesia, Prabowo: Pandemi Ini Jadi Alarm

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perencanaan Matang dan...
Perencanaan Matang dan Value for Money Kunci Keberhasilan Modernisasi Alutsista
Kolonel BU Diduga Terlibat...
Kolonel BU Diduga Terlibat Korupsi Tata Kelola MBG, Mabes TNI Koordinasi dengan Kejagung
Meritokrasi di TNI,...
Meritokrasi di TNI, Kapuspen: Jabatan Tak Ditentukan seperti Urut Kacang Tapi Kompetensi
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Pengadaan Alutsista...
Pengadaan Alutsista TNI Harus Didukung Anggaran Perawatan dan Inhan Dalam Negeri
Gelar Forum Satu Data...
Gelar Forum Satu Data TNI, Pusinfolahta: Wujudkan Tata Kelola Data yang Akurat
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Rekomendasi
Nafkah Anak Setelah...
Nafkah Anak Setelah Perceraian: Berapa Besar yang Wajib Diberikan Ayah?
Pengendara RX King Nyelonong...
Pengendara RX King Nyelonong Masuk Tol Jagorawi Tanpa Helm, Endingnya Ditilang
Roy Suryo Ajukan Gugatan...
Roy Suryo Ajukan Gugatan Praperadilan ke 3 Terkait Ganti Kerugian ke PN Jaksel
Berita Terkini
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved