BNPT: Pengeroyok Ade Armando Punya Pola Pikir Mirip Teroris
Selasa, 12 April 2022 - 14:59 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, dia menduga kuat para pelaku kekerasan terhadap Ade Armando tersebut terpapar virus takfiri yang mudah mengkafirkan yang berbeda dan menghalalkan darah yang dianggap kafir. Pandangan takfiri merupakan salah satu karakteristik kelompok radikal terorisme selama ini.
"Kita sudah banyak belajar dari pengalaman kelompok teroris yang selalu membajak ajaran agama untuk tindakan kekerasan. Nampaknya pola ini sudah mempengaruhi masyarakat yang dengan mudah membawa dalil-dalil agama untuk membanggakan tindakan anarkisme ruang publik," jelas Nurwakhid.
Oleh sebab itu, dia mengutuk keras aksi kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap Ade Armando. Baginya, kekerasan dan anarkisme di ruang publik seperti ini bukan cara masyarakat yang beradab tetapi ciri kelompok ekstremisme yang pro kekerasan. Baca juga: Kutuk Kekerasan, Syamsi Ali ke Ade Armando: Kalau Saya Emosi Kepala Anda Bisa Lembek
“Kekerasan dalam bentuk dan atas nama apa pun bukan cerminan sikap dan warisan leluhur bangsa ini serta nyata bertentangan dengan nilai-nilai agama. Kami secara tegas mengutuk cara-cara barbar yang dipentaskan oleh sekelompok orang di ruang publik seperti ini," tutup Nurwakhid.
"Kita sudah banyak belajar dari pengalaman kelompok teroris yang selalu membajak ajaran agama untuk tindakan kekerasan. Nampaknya pola ini sudah mempengaruhi masyarakat yang dengan mudah membawa dalil-dalil agama untuk membanggakan tindakan anarkisme ruang publik," jelas Nurwakhid.
Oleh sebab itu, dia mengutuk keras aksi kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap Ade Armando. Baginya, kekerasan dan anarkisme di ruang publik seperti ini bukan cara masyarakat yang beradab tetapi ciri kelompok ekstremisme yang pro kekerasan. Baca juga: Kutuk Kekerasan, Syamsi Ali ke Ade Armando: Kalau Saya Emosi Kepala Anda Bisa Lembek
“Kekerasan dalam bentuk dan atas nama apa pun bukan cerminan sikap dan warisan leluhur bangsa ini serta nyata bertentangan dengan nilai-nilai agama. Kami secara tegas mengutuk cara-cara barbar yang dipentaskan oleh sekelompok orang di ruang publik seperti ini," tutup Nurwakhid.
(kri)
Lihat Juga :