Survei: 89 Persen Publik Tolak Presiden 3 Periode

Senin, 11 April 2022 - 14:48 WIB
loading...
Survei: 89 Persen Publik...
Ribuan mahasiswa menggelar aksi demo menolak wacana jabatan presiden tiga periode dan menolak kenaikan harga BBM di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/4/2022). FOTO: MPI/Adhi Chandra
A A A
JAKARTA - Wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode ditolak oleh sebagian besar masyarakat. Hal tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan Pro-institute, lembaga nirlaba yang konsen terhadap isu kebijakan publik.

Dalam survei opinion leader yang dilakukan pada Februari dan Maret 2022 itu, sebanyak 89 persen responden menyatakan tidak setuju terhadap wacana perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode . Hanya 11 persen responden yang menyatakan setuju.

Wacana perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode disikapi lebih merepresentasikan kepentingan politik elite atau oligarki politik ketimbang masyarakat luas. Wacana tersebut juga dinilai akan merusak tatanan demokrasi yang menjadi agenda reformasi politik tahun 1998 dan menghambat regenerasi kepemimpinan nasional.

Baca juga: Demo Mahasiswa Tolak Wacana Presiden 3 Periode di Bali Dijaga Pecalang



Adapun survei itu dilakukan terhadap 400 responden dari kalangan profesional, NGO, akademisi, jurnalis, dan asosiasi usaha. Survei itu dilakukan di sepuluh kota, yaitu Medan, DKI Jakarta, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, Makassar, Denpasar, Mataram, dan Ambon.

CEO dari Pro-Institute Kurniawan Zein mengatakan bahwa partai politik dalam isu perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode perlu mendengar suara dari masyarakat yang secara subtanstif merupakan pemilik kedaulatan kekuasaan sesungguhnya. “Pengabaian terhadap suara masyarakat merupakan bentuk arogansi politik yang akan menurunkan tingkat kepercayaan terhadap partai politik,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/4/2022).

Padahal, kata dia, kepercayaan merupakan hal yang sangat elementer dalam demokrasi. “Pembatasan masa jabatan presiden, bagaimanapun, memiliki sejarah politik yang dalam, hasil dari reformasi politik 1998, sebagai antitesa dari rezim dari Orde Baru di bawah kepemimpinan Soeharto yang menempatkan pemilu hanya bersifat instrumentatif terhadap kepentingan kekuasaan dan melanggengkan KKN,” ungkapnya.

Baca: Tolak Wacana Presiden 3 Periode, Mahasiswa di Jombang Geruduk Gedung DPRD

Pro-Institute juga menyurvei tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah mendekati dua periode. Hasilnya, kata dia, 44 persen responden merasa puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Jokowi.

Kemudian, 56 persen merasa tidak puas. “Penilaian ini tentunya dapat dikatakan sebagai sikap dari publik yang mulai merasa tidak puas terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo,” imbuhnya.

Dia mengungkapkan beberapa faktor yang memengaruhi perasaan puas masyarakat terhadap kinerja pemerintahaan Presiden Jokowi. Di antaranya, kelangkaan sekaligus naiknya harga minyak goreng, kenaikan harga beberapa komoditi yang disebabkan oleh kenaikan pajak penambahan nilai menjadi 11 persen.

Baca: Demo Tolak Wacana Presiden 3 Periode di Sumbar, Polisi: Anak STM Jangan Ikut-ikutan

Selain itu, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax juga menjadi salah satunya. “Penilaian ini tentunya dapat menjadi preseden yang tidak baik bagi Presiden Joko Widodo menjelang akhir masa jabatannya di periode kedua ini,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Survei, Kejagung...
Hasil Survei, Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Anak Muda
Survei Membuktikan 70,77%...
Survei Membuktikan 70,77% Publik Puas dengan Kepemimpinan Prabowo
Mayoritas Publik Tolak...
Mayoritas Publik Tolak Wacana Pelengseran, Stabilitas Jadi Pertimbangan Utama
Survei Indikator: Beragam...
Survei Indikator: Beragam Program Pemerintah Sukses Kawal Mudik 2026
BSKDN Kemendagri Terapkan...
BSKDN Kemendagri Terapkan Rasch Model untuk Memperkuat Kualitas Kebijakan
Sjafrie Sjamsoeddin...
Sjafrie Sjamsoeddin Dinilai Berpotensi Jadi Matahari Baru di Pilpres 2029
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Mengejutkan! Konsumen...
Mengejutkan! Konsumen Usia 55 Tahun ke Atas Tertinggi Adopsi AI
Rekomendasi
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Berita Terkini
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved