Peringatan Dini BMKG: Gelombang Tinggi Berpotensi di Sejumlah Perairan Indonesia
Sabtu, 09 April 2022 - 04:37 WIB
loading...
Sejumlah wilayah perairan Indonesia juga berpotensi terjadi gelombang tinggi mulai 1.25 hingga 4 meter. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi 4 hingga 6 meter atau sangat tinggi, di Samudera Pasifik Utara Halmahera. Sejumlah wilayah perairan Indonesia juga berpotensi terjadi gelombang tinggi mulai 1.25 hingga 4 meter.
Peringatan dini gelombang tinggi ini berlaku Sabttu, 9 April 2022 pukul 07.00 WIB hingga 11 April 2022 pukul 07.00 WIB.
BMKG mencatat gelombang tinggi ini diakibatkan adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian Utara dominan bergerak dari Barat Daya Barat dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot.
Sedangkan di wilayah Indonesia bagian Selatan dominan bergerak dari Selatan - Barat dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot.
Baca juga: Puluhan Rumah Porakporanda Diterjang Angin dan Gelombang Pasang di Sorong
“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna serta Laut Natuna Utara, Perairan Utara Pulau Kalimantan, Laut Sulawesi, Perairan Kepulauan Sangihe - Kepulauan Talaud, serta Samudera Pasifik mencapai 35 - 45 knot,” tulis BMKG dikutip dari akun media sosial resminya.
Peringatan dini gelombang tinggi ini berlaku Sabttu, 9 April 2022 pukul 07.00 WIB hingga 11 April 2022 pukul 07.00 WIB.
BMKG mencatat gelombang tinggi ini diakibatkan adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian Utara dominan bergerak dari Barat Daya Barat dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot.
Sedangkan di wilayah Indonesia bagian Selatan dominan bergerak dari Selatan - Barat dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot.
Baca juga: Puluhan Rumah Porakporanda Diterjang Angin dan Gelombang Pasang di Sorong
“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna serta Laut Natuna Utara, Perairan Utara Pulau Kalimantan, Laut Sulawesi, Perairan Kepulauan Sangihe - Kepulauan Talaud, serta Samudera Pasifik mencapai 35 - 45 knot,” tulis BMKG dikutip dari akun media sosial resminya.
Lihat Juga :