Indeks Demokrasi Membaik, Kebebasan Berpendapat Jadi Catatan Khusus

Kamis, 07 April 2022 - 10:09 WIB
loading...
A A A
"UU Ormas ini sudah di Perpu negara dapat membubarkan ormas dan itu memang menjadi preseden buruk dalam turunnya indeks demokrasi di Indonesia," terangnya.

Menurutntya, saat ini yang paling merasa demokrasi memburuk dan kebebasan berpendapat terancam adalah generasi muda yang duduk di bangku mahasiswa.

"Semakin muda semakin mereka menyatakan bahwa kebebasan berpendapat saat ini terbatas. Mereka membandingkan dengan jaman awal Reformasi dan bukan saat Orde Baru," kata ia..

Dijelaskannya, kondisi demokrasi semakin memburuk di Indonesia setelah kontestasi kerasnya Pilkada DKI Jakarta. Bahkan dari data yang ia dapatkan, dalam satu tahun ada setidaknya 4-5 ribu kasus (mayoritas terkait pasal karet di UU ITE) dari kalangan orang punya 'telinga tipis' karena sedikit-sedikit melaporkan ke ranah hukum. Baca juga: Praktisi Hukum Ingatkan Pentingnya Menjaga Iklim dan Indeks Demokrasi

"Kita harapkan sistem demokrasi lebih sehat, Partai Demokrat semakin sehat dalam menyampaikan kritiknya pada pemerintah. Perlu diperhatikan memang ada kecenderungan penggunaan buzzer baik yang pro maupun antipemerintah ini membuat masyarakat umum malas atau lebih berhati-hati dalam berkomentar di ranah media sosial," pungkas Burhan.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soal Pernyataan Amien...
Soal Pernyataan Amien Rais, Foksi Ingatkan Pentingnya Etika Demokrasi di Ruang Publik
Tenaga Ahli KSP: Kebebasan...
Tenaga Ahli KSP: Kebebasan Berpendapat Ada Batas, Kritik Harus Patuhi Aturan
Akademisi Dilaporkan...
Akademisi Dilaporkan ke Polisi, Pengacara Ubedilah Badrun: Kenapa Tidak Adu Data Saja?
Feri Amsari Dipolisikan,...
Feri Amsari Dipolisikan, Pangi Syarwi Chaniago: Negara Demokrasi 'Dewanya' Itu Kebebasan
Makar dan Penertiban...
Makar dan Penertiban Kognitif
Komika Pandji Pragiwaksono...
Komika Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi, PDIP: Bentuk Intimidasi Kebebasan Bersuara!
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Separuh Penduduk Barat...
Separuh Penduduk Barat Yakin Demokasi Sudah Lumpuh, Apa Pemicunya?
7 Fakta Cape Verde,...
7 Fakta Cape Verde, Negara di Afrika Paling Stabil yang Dijadikan sebagai Mercusuar
Rekomendasi
Sarwendah Hapus Sejumlah...
Sarwendah Hapus Sejumlah Brand dari Bio Instagram, Ada Apa?
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Berita Terkini
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved