Jokowi Tegur Menteri Tak Sensitif Kesulitan Rakyat, Perindo: Segera Kendalikan Harga
Rabu, 06 April 2022 - 19:13 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Yerry, teguran Jokowi kepada para menteri adalah hal yang wajar. Itu artinya kinerja menteri belum sesuai seperti yang diharapkan presiden, khususnya dalam hal sensitivitas dan kepedulian terhadap nasib rakyat. "Wajar jika presiden menegur menteri yang seenaknya menaikkan harga minyak goreng dan pertamax, seolah tidak peka terhadap kesulitan rakyat," ujar Yerry.
Baca juga: Pengamat: Partai Perindo Konsisten Dorong Milenial Menjadi Generasi Penggerak Politics of Hopes
Kenaikan harga minyak goreng dan pertamax, menurut Yerry, bukan hanya memberi penjelasan kepada rakyat kenapa harga harus naik, supaya rakyat mengerti. Esensinya adalah harga harus dikendalikan. Harga yang tidak perlu naik seperti minyak goreng karena produksi dalam negeri, jangan naik berlebihan. Harus kendalikan. Supaya jika pertamax naik, karena harus impor dari luar, itu dapat dipahami rakyat.
"Kesimpulannya para menteri yang ditegur itu perlu segera melaksanakan perintah Presiden Jokowi dengan mengendalikan harga. Harga minyak goreng diturunkan dan harga pertamax disesuaikan. Ini demi kepedulian terhadap nasib rakyat," ujar Yerry.
Baca juga: Pengamat: Partai Perindo Konsisten Dorong Milenial Menjadi Generasi Penggerak Politics of Hopes
Kenaikan harga minyak goreng dan pertamax, menurut Yerry, bukan hanya memberi penjelasan kepada rakyat kenapa harga harus naik, supaya rakyat mengerti. Esensinya adalah harga harus dikendalikan. Harga yang tidak perlu naik seperti minyak goreng karena produksi dalam negeri, jangan naik berlebihan. Harus kendalikan. Supaya jika pertamax naik, karena harus impor dari luar, itu dapat dipahami rakyat.
"Kesimpulannya para menteri yang ditegur itu perlu segera melaksanakan perintah Presiden Jokowi dengan mengendalikan harga. Harga minyak goreng diturunkan dan harga pertamax disesuaikan. Ini demi kepedulian terhadap nasib rakyat," ujar Yerry.
(cip)