Siap Penuhi Panggilan KPK, Andi Arief Sebut Polemik Surat Selesai
Rabu, 06 April 2022 - 08:23 WIB
loading...
Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief menyatakan dirinya akan menghadiri panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sempat menjadi polemik beberapa waktu lalu. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief menyatakan dirinya akan menghadiri panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sempat menjadi polemik beberapa waktu lalu. Polemik terjadi karena Andi Arief merasa tidak pernah menerima surat pemanggilan dari pihak KPK.
"Hari ini dua surat panggilan sebagai saksi kasus Bupati hari ini melalui DPP. Saya akan hadir karena taat hukum. Soal panggilan pertama dijelaskan oleh petugas pos ekspres memang salah alamatnya. Panggilan kedua juga hari ini melalui DPP. Polemik surat, selesai," tulisnya dalam akun Twitter @Andiarief_, Selasa (5/4/2022). Baca juga: Politikus Demokrat Andi Arief Bakal Diperiksa KPK Senin Pekan Depan
Sebelumnya, Andi Arief menyatakan penyampaian yang dilakukan Jubir KPK sebagai politisasi kasus korupsi yang dibuat-buat. Pada 28 Maret 2022 lalu, Andi Arief membuat sejumlah cuitan menyanggah pernyataan Jubir KPK terkait pemanggilan dirinya.
"Apakah saya dipanggil hari ini saksi kasus Gratifikasi Bupati Penajam Utara? Pertama, mana surat pemanggilan saya. Kedua, apa urusan saya koq tiba-tiba dihubungkan? Jubir KPK salah bicara atau sengaja perlakukan saya seperti ini. Saya akan panggil Jubir KPK resmi ke DPP," cuit Andi.
"Saya menunggu permintaan maaf Jubir KPK yang sudah membuat berita hoax dan tidak profesional, sehingga merugikan saya. Saya sudah lapor anggota Komisi 3 DPR Partai Demokrat untuk memanggil Jubir KPK dan apa motifnya umumkan sembarangan berita salah," cuit Andi lagi.
"Hari ini dua surat panggilan sebagai saksi kasus Bupati hari ini melalui DPP. Saya akan hadir karena taat hukum. Soal panggilan pertama dijelaskan oleh petugas pos ekspres memang salah alamatnya. Panggilan kedua juga hari ini melalui DPP. Polemik surat, selesai," tulisnya dalam akun Twitter @Andiarief_, Selasa (5/4/2022). Baca juga: Politikus Demokrat Andi Arief Bakal Diperiksa KPK Senin Pekan Depan
Sebelumnya, Andi Arief menyatakan penyampaian yang dilakukan Jubir KPK sebagai politisasi kasus korupsi yang dibuat-buat. Pada 28 Maret 2022 lalu, Andi Arief membuat sejumlah cuitan menyanggah pernyataan Jubir KPK terkait pemanggilan dirinya.
"Apakah saya dipanggil hari ini saksi kasus Gratifikasi Bupati Penajam Utara? Pertama, mana surat pemanggilan saya. Kedua, apa urusan saya koq tiba-tiba dihubungkan? Jubir KPK salah bicara atau sengaja perlakukan saya seperti ini. Saya akan panggil Jubir KPK resmi ke DPP," cuit Andi.
"Saya menunggu permintaan maaf Jubir KPK yang sudah membuat berita hoax dan tidak profesional, sehingga merugikan saya. Saya sudah lapor anggota Komisi 3 DPR Partai Demokrat untuk memanggil Jubir KPK dan apa motifnya umumkan sembarangan berita salah," cuit Andi lagi.