Berbahaya, Prabowo Bisa Disalip Ganjar dan Anies Jika Terus di Belakang Layar
Senin, 04 April 2022 - 09:26 WIB
loading...
A
A
A
“Beliau (Prabowo) menurut para elite Gerindra masih diproyeksikan sebagai capres, tapi perlu tampil ke publik juga,” jelas Burhan.
Oleh karena itu, dia berpandangan, kalau Prabowo tidak melakukan sosialisasi yang gencar maka tidak tertutup kemungkinan bahwa elektabilitas Prabowo pada survei hari ini bisa disalip oleh Ganjar Pranowo dan juga Anies Baswedan yang jauh lebih sering lakukan sosialisasi.
“Dua nama setidaknya yaitu Ganjar dan Anies yang punya potensi untuk menyalip Pak Prabowo, kalau misalnya Pak Prabowo terlalu di belakang layar. Karena bagaimanapun urusan publik itu memerlukan sosialisasi ke masyarakat,” tegasnya.
Apalagi, Burhan menambahkan tiga nama teratas ini yakni Prabowo, Ganjar dan Anies, selisih perolehan suaranya dalam survei Desember 2021 maupun Februari 2022 tidak ada yang dominan bahkan cenderung tipis. Baca juga: Prabowo Masih Ungguli Ganjar dan Anies tapi Tren Elektabilitasnya Menurun
“Kalau kita lihat di situ selisihnya betul-betul tipis dan tidak ada calon yang dominan. Jadi kalau pemilu diadakan hari ini udah pasti dua putaran. Karena syarat untuk menang satu putaran 50% plus 1,” tandasnya.
Oleh karena itu, dia berpandangan, kalau Prabowo tidak melakukan sosialisasi yang gencar maka tidak tertutup kemungkinan bahwa elektabilitas Prabowo pada survei hari ini bisa disalip oleh Ganjar Pranowo dan juga Anies Baswedan yang jauh lebih sering lakukan sosialisasi.
“Dua nama setidaknya yaitu Ganjar dan Anies yang punya potensi untuk menyalip Pak Prabowo, kalau misalnya Pak Prabowo terlalu di belakang layar. Karena bagaimanapun urusan publik itu memerlukan sosialisasi ke masyarakat,” tegasnya.
Apalagi, Burhan menambahkan tiga nama teratas ini yakni Prabowo, Ganjar dan Anies, selisih perolehan suaranya dalam survei Desember 2021 maupun Februari 2022 tidak ada yang dominan bahkan cenderung tipis. Baca juga: Prabowo Masih Ungguli Ganjar dan Anies tapi Tren Elektabilitasnya Menurun
“Kalau kita lihat di situ selisihnya betul-betul tipis dan tidak ada calon yang dominan. Jadi kalau pemilu diadakan hari ini udah pasti dua putaran. Karena syarat untuk menang satu putaran 50% plus 1,” tandasnya.
(kri)
Lihat Juga :