Survei: Erick Thohir Tetap Masuk Capres atau Cawapres Potensial
Minggu, 03 April 2022 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
“Dari simulasi sejumlah nama, Erick Thohir selalu masuk sebagai pilihan masyarakat baik itu sebagai calon presiden atau wakil presiden,” ujar Burhanuddin saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Trust terhadap Institusi Politik, Isu-Isu Mutakhir, dan Dinamika Elektoral Jelang Pemilu Serentak 2024’ secara virtual di Jakarta, Minggu (3/4/2022).
Misalnya, elektabilitas Erick Thohir berada di angka 1,3 persen dari simulasi 19 nama. Angkanya semakin meningkat menjadi 2,4 persen ketika simulasi mengerucut hanya tujuh nama.
Burhanuddin menilai ada peningkatan elektabilitas terhadap Erick Thohir jika dibandingkan Desember 2021. “Pada Desember 2021, dari hasil survei kami, elektabilitas Erick Thohir berada di angka 1,8 persen. Pada Februari 2022, angkanya naik menjadi 2,4 persen,” tuturnya.
Selain itu, nama Erick Thohir juga mampu mendongkrak elektabilitas pasangannya ketika ditempatkan sebagai cawapres. Dari simulasi tiga pasangan, ketika Erick Thohir dipasangkan dengan Ganjar Pranowo berhasil mendapatkan elektabilitas 32,2 persen.
Ada perbedaan signifikan dengan pasangan Prabowo Subianto dan Puan Maharani yang hanya mendapatkan 28,7 persen. Sedangkan pasangan Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sekadar 27,4 persen.
Misalnya, elektabilitas Erick Thohir berada di angka 1,3 persen dari simulasi 19 nama. Angkanya semakin meningkat menjadi 2,4 persen ketika simulasi mengerucut hanya tujuh nama.
Burhanuddin menilai ada peningkatan elektabilitas terhadap Erick Thohir jika dibandingkan Desember 2021. “Pada Desember 2021, dari hasil survei kami, elektabilitas Erick Thohir berada di angka 1,8 persen. Pada Februari 2022, angkanya naik menjadi 2,4 persen,” tuturnya.
Selain itu, nama Erick Thohir juga mampu mendongkrak elektabilitas pasangannya ketika ditempatkan sebagai cawapres. Dari simulasi tiga pasangan, ketika Erick Thohir dipasangkan dengan Ganjar Pranowo berhasil mendapatkan elektabilitas 32,2 persen.
Ada perbedaan signifikan dengan pasangan Prabowo Subianto dan Puan Maharani yang hanya mendapatkan 28,7 persen. Sedangkan pasangan Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sekadar 27,4 persen.
Lihat Juga :