Kepala BIN Ingatkan Kembali Tujuan Awal Pendanaan IKN Nusantara
Sabtu, 02 April 2022 - 22:03 WIB
loading...
Kepala BIN, Budi Gunawan mengingatkan kembali tujuan awal pendanaan pembangunan IKN Nusantara sebagai pusat pertumbuhan baru perekonomian nasional. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) , Budi Gunawan mengingatkan kembali tujuan awal pendanaan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebagai pusat pertumbuhan baru perekonomian nasional.
Demikian diungkapkan Budi Gunawan menanggapi isu adanya kemungkinan melibatkan dana urunan masyarakat dalam pembangunan IKN Nusantara yang belakangan ini hangat dibicarakan. Di mana, wacana pelibatan dana urunan masyarakat itu disorot dan dikritisi oleh sejumlah pihak. Baca juga: Kepala BIN: Pendanaan IKN Bukan Sumbangan Rakyat Tapi Blended Finance
Menurut Budi, pertumbuhan ekonomi yang selama ini terpusat di Pulau Jawa, kini harus diperluas ke kawasan lain. Di mana, Kalimantan dipilih karena posisi dan potensinya yang ideal untuk tumbuh berkelanjutan.
"Pemindahan IKN ke kawasan yang relatif mentah tapi sangat potensial ini berdasarkan visi ekonomi berkelanjutan, tidak hanya dari aspek lingkungan hidup tapi juga aspek pertumbuhan ekonomi," ujar Budi di Jakarta, Sabtu (2/4/2022).
"Potensi ini yang sedang dikelola pemerintah agar pada saatnya nanti dengan sendirinya akan menjadi mesin pertumbuhan secara berkelanjutan," imbuhnya.
Demikian diungkapkan Budi Gunawan menanggapi isu adanya kemungkinan melibatkan dana urunan masyarakat dalam pembangunan IKN Nusantara yang belakangan ini hangat dibicarakan. Di mana, wacana pelibatan dana urunan masyarakat itu disorot dan dikritisi oleh sejumlah pihak. Baca juga: Kepala BIN: Pendanaan IKN Bukan Sumbangan Rakyat Tapi Blended Finance
Menurut Budi, pertumbuhan ekonomi yang selama ini terpusat di Pulau Jawa, kini harus diperluas ke kawasan lain. Di mana, Kalimantan dipilih karena posisi dan potensinya yang ideal untuk tumbuh berkelanjutan.
"Pemindahan IKN ke kawasan yang relatif mentah tapi sangat potensial ini berdasarkan visi ekonomi berkelanjutan, tidak hanya dari aspek lingkungan hidup tapi juga aspek pertumbuhan ekonomi," ujar Budi di Jakarta, Sabtu (2/4/2022).
"Potensi ini yang sedang dikelola pemerintah agar pada saatnya nanti dengan sendirinya akan menjadi mesin pertumbuhan secara berkelanjutan," imbuhnya.
Lihat Juga :