Beda Awal Ramadhan, MUI Minta Masyarakat Jaga Persatuan
Jum'at, 01 April 2022 - 21:39 WIB
loading...
Ketua MUI, Abdullah Jaidi meminta masyarakat agar terus menjaga persatuan dan kesatuan. Meski adanya perbedaan penentuan awal 1 Ramadhan 1443 Hijriah. Foto/Faisal Rahman/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Abdullah Jaidi meminta masyarakat, terus menjaga persatuan dan kesatuan. Meski adanya perbedaan penentuan awal 1 Ramadhan 1443 Hijriah.
Baca juga: Ustaz Yusuf Mansur: Berdasarkan Kitab Sulamun Nurain, 1 Ramadhan Jatuh pada 2 April 2022
Di mana Muhammadiyah pada Sabtu 2 April 2022, sementara Nahdlatul Ulama (NU) dan Pemerintah pada Minggu 3 April 2022.
Baca juga: Muhammadiyah Tetapkan Awal 1 Ramadhan pada 2 April 2022
"Muhammadiyah yang akan memulai puasa esok hari Sabtu, tidak mengurangi arti kebersamaan kita," kata Abdullah mendampingi Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas saat pembacaan hasil sidang isbat yang disiarkan secara online Jumat,(01/04/2022).
"Kita boleh berbeda tetapi kita harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan kita terutama di saat kita melaksanakan ibadah Ramadhan," tambahnya.
Baca juga: Ustaz Yusuf Mansur: Berdasarkan Kitab Sulamun Nurain, 1 Ramadhan Jatuh pada 2 April 2022
Di mana Muhammadiyah pada Sabtu 2 April 2022, sementara Nahdlatul Ulama (NU) dan Pemerintah pada Minggu 3 April 2022.
Baca juga: Muhammadiyah Tetapkan Awal 1 Ramadhan pada 2 April 2022
"Muhammadiyah yang akan memulai puasa esok hari Sabtu, tidak mengurangi arti kebersamaan kita," kata Abdullah mendampingi Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas saat pembacaan hasil sidang isbat yang disiarkan secara online Jumat,(01/04/2022).
"Kita boleh berbeda tetapi kita harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan kita terutama di saat kita melaksanakan ibadah Ramadhan," tambahnya.
Lihat Juga :