Beda Awal Puasa, Sekum PP Muhammadiyah Cuit soal Hilal dan Menteri Agama
Jum'at, 01 April 2022 - 20:26 WIB
loading...
Sekum PP Muhammadiyah Abdul Muti menceritakan pengalaman ditanya wartawan soal perbedaan awal 1 Ramadhan dan Idul Fitri. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Tahun ini Muhammadiyah memulai puasa Ramadhan lebih awal dari penetapan resmi pemerintah. Jauh-jauh hari Muhammadiyah telah menetapan 1 Ramadhan 1443 Hijriyah jatuh pada Sabtu (2/4/2022). Sementara pemerintah menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada Minggu (3/4/2022) melalui sidang isbat sejak sore hingga magrib tadi.
Perbedaan ini disebabkan penggunaan metode yang tidak sama. Muhammadiyah menggunakan hisab atau perhitungan dengan kriteria wujudul hilal. Ketika dalam perhitungan posisi hilal di atas nol derajat (ufuk), Muhammadiyah berpendapat telah masuk 1 Ramadhan.
Baca juga: Ini Dasar Pemerintah Menetapkan 1 Ramadhan Jatuh Pada Selasa 13 April 2021
Di sisi lain, pemerintah menggabungkan hisab dengan rukyatul hilal. Lewat metode ini pemerintah meletakkan hasil hisab sebagai patokan bisa tidaknya hilal dilihat dengan mata atau rukyat.
Tetapi Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti punya pengalaman lain. Dia bercerita pernah ditanya wartawan mengenai perbedaan awal Ramadhan dan Idul Fitri. Sebelum melontarkan pertanyaan intinya, wartawan menyampaikan pandangannya.
Perbedaan ini disebabkan penggunaan metode yang tidak sama. Muhammadiyah menggunakan hisab atau perhitungan dengan kriteria wujudul hilal. Ketika dalam perhitungan posisi hilal di atas nol derajat (ufuk), Muhammadiyah berpendapat telah masuk 1 Ramadhan.
Baca juga: Ini Dasar Pemerintah Menetapkan 1 Ramadhan Jatuh Pada Selasa 13 April 2021
Di sisi lain, pemerintah menggabungkan hisab dengan rukyatul hilal. Lewat metode ini pemerintah meletakkan hasil hisab sebagai patokan bisa tidaknya hilal dilihat dengan mata atau rukyat.
Tetapi Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti punya pengalaman lain. Dia bercerita pernah ditanya wartawan mengenai perbedaan awal Ramadhan dan Idul Fitri. Sebelum melontarkan pertanyaan intinya, wartawan menyampaikan pandangannya.
Lihat Juga :